Diposkan pada Experience, Japan and Japanese, Stories

Cerita si Saya (Ep.10 – Golden Week)

Intro & Episode 1

Episode 2

Episode 3

Episode 4

Episode 5

Episode 6

Episode 7

Episode 8

Episode 9

6 Mei 2012

Sudah memasuki bulan Mei, bagaimana dengan makan-makan bersamanya? Hmm… awalnya saya mengira acara ini memang hanya acara makan-makan biasa saja. Ternyata juga jadi welcome party untuk saya yang baru datang. Mungkin Mr. H (mahasiswa Malaysia tersebut, saya bingung bagaimana menyebut namanya. Kalau nama orang Jepang kan bisa diartikan sesuai “artinya”, tapi kalau nama orang Malaysia ya mirip-mirip nama orang Indonesia, akan sangat ribet mencari artinya. Jadi kita gunakan inisial panggilannya saja deh ya… 😉 ) merasa kasihan kalau tidak ada welcome party untuk saya. Padahal si Saya mah baru ngeh kalau ada budaya pesta penyambutan tersebut. Hehe.

Memasuki bulan Mei dengan Golden Week-nya, sudah bisa dipastikan orang-orang pada liburan, tempat hiburan dan taman bermain akan full. Eh tapi, itu tergantung lab juga sih. Ada yang mau libur Golden Week kek, Silver Week kek, risetnya jalan terussss… Ada juga yang lab-nya nyantai, yang penting kerjaan beres.

Kalau si Saya ini, berhubung belum ada kewajiban di lab setiap hari, karena sama Pak Guru cuma disuruh belajar Bahasa Jepang dan persiapan ujian masuk saja. Mau dilakukan di mana itu terserah saya, jadi saya ke lab hanya setelah kelas Bahasa Jepang selesai. Itu juga paling malam hanya sampai jam 7 malam. Pernah sih sampai jam 9, tapi biasanya itu karena ada yang dikerjakan. Entah itu tugas kelas Bahasa Jepang (setelah ini saya sebut Nihongo saja deh ya… 😉 ), atau karena mengurusi satu dan lain hal. Iya, menjadi mahasiswa asing itu banyak yang harus diurus ternyata.

Dan saat libur GW, saya memutuskan jalan-jalan sekitar Kobe saja. Untungnya, setiap mahasiswa asing di Kobe Univ, mendapatkan kartu “Happy Memory Pass” dan “Hyogo Cultural Card” yang bisa digunakan di banyak spot-spot menarik di sekitar Kota Kobe dan Prefektur Hyogo (Kobe itu ibukota Prefektur Hyogo, sejenis Provinsi lah kalau di Indonesia) untuk mendapatkan voucher tiket masuk atau malahan bisa masuk gratis ke beberapa tempat tertentu.

Berhubung saya sudah sebulan di sini tapi hanya melihat ikon kota Kobe, yaitu Kobe Port Tower, dari atas Portliner (sejenis monorel) tiap saya ke kampus, tentu saja jadi mupeng ingin ke sana. Dan berhubung dengan kartu “Happy Memory Pass” tadi saya bisa masuk gratis, jadi tentu saja harus dimanfaatkan. Jadilah, saat GW main ke sana. Dan tentu saja, ramai sekali!

Meskipun yang jadi ikon itu menara mirip jam pasir berwarna merah dengan pencahayaan kehijauan kalau malam hari, yang tingginya hanya 108m ini, tentu saja di sekitaran menara tersebut dibuat juga beberapa spot lain yang tidak kalah menarik. Ada mall, foodcourt semi-outdoor yang menghadap ke pelabuhan dengan ferris wheel di sebelahnya, taman Meriken yang juga di dekatnya ada spot peninggalan sisa gempa 1995, dan pelabuhan dengan kapal pesiar Concerto yang khusus bertugas membawa penumpang berkeliling sekitaran pelabuhan tersebut. Pokoknya, kalau ke Kobe jangan lupa ke daerah Harborland, ya!

Saya ke Harborland bersama Mbak I, WNI yang menemani suaminya, Mas D, yang sedang melanjutkan S3 di universitas yang sama dengan saya, hanya saja berbeda kampus. Lab-nya Mas D ini nih yang masuk ke dalam lab yang prof-nya medit ngasih liburan. Makanya kali ini Mas D nggak ikutan karena apalagi kalau bukan karena nge-lab! Hahaha.

Saya bersama Mbak I dan putranya yang baru berusia tiga tahun, keliling-keliling harborland saja. Untungnya sebagian besar wilayah Jepang itu baby stroller friendly. Jalanan yang mulus, jalan kecil dengan slope untuk pengguna kursi roda dan stroller, serta elevator di tempat-tempat umum seperti stasiun kereta, mall, dan gedung-gedung pemerintahan. Bahkan bus kotanya juga dibuat non-step untuk memudahkan. Kalau masih kesulitan pun, petugas stasiun dan supir bus juga akan membantu si penumpang untuk naik-turun kereta/bus.

Jadi tenang saja, siapa pun dengan keterbatasan atau membawa anak, bisa menikmati Jepang dengan maksimal.

Pantes aja makin banyak orang Indonesia yang main ke Jepang, ya…

Penulis:

To many special things to talk about... =p

Satu tanggapan untuk “Cerita si Saya (Ep.10 – Golden Week)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s