Archive for the ‘MindTalk’ Category

Tentang Menyerah

*Tulisan 2000 kata lebih dikit.  You’ve been warned, read with your own risk! 😛*

Sudah cukup lama sebenarnya terpikirkan dengan hal ini. Baca-baca tentang ‘perjuangan’ hampir semua orang berusaha untuk selalu mengeluarkan positive vibes. “Jangan menyerah!”, “Yosh! Mari kita semangat!”, “Ayo! Sedikit lagi”. Entah itu untuk menyemangati diri sendiri maupun orang lain. Bagus, sih. Apalagi kalau yang melihat atau membacanya jadi ketularan ‘semangat’nya.  Continue reading

Indonesia, September 2019

Bulan September sebentar lagi akan berakhir. Bagi bangsa Indonesia, bulan ini adalah bulan yang bisa dibilang “melelahkan” jiwa-raga. Continue reading

Buku Bagiku: Sejak Berkenalan Hingga Saat Ini dan Nanti

Biasanya orang yang senang menulis itu berawal dari senang membaca. Belum pernah saya menemukan blogger atau penulis yang tulisannya ‘asyik’ tapi tidak dekat dengan buku. Continue reading

Jepang: Antara Ekspektasi dari Dorama dengan Realita yang Ada

Saya kenal Jepang dari buku sejarah, sebagai negara yang pernah menduduki Indonesia selama 3.5 tahun, tetapi meninggalkan ‘bekas’ mendalam tak kurang dari Belanda yang menjajah lebih dari 3.5 abad. Selain itu, saat kecil saya juga mengenal Jepang dari Ksatria Baja Hitam, Oshin, Rindu-rindu Aizawa, dan Doraemon di TV, saat stasiun TV swasta sudah masuk ke daerah tempat tinggal saya.

Beberapa tahun kemudian, saya mengenal Tokyo Love Story. Nggak kok, saya mah sama sekali nggak tertarik dengan serialnya. Belum ngerti, kaka… 😝 Continue reading

Life’s not Fair, is It? -Oh, the So-called Privilege-

So, there’s this person, never thinks about what to eat tomorrow, let alone how to get it, yet talks about happiness can’t be bought by money. And there’s another person who struggle to survive EVERY. SINGLE. DAY. Continue reading

People Change

yet, they change for nobody but themselves. Continue reading

Dua Garis Biru dan Cara Mendidik Anak: Sebuah Analisis Sotoy

Beberapa hari ini timeline lagi rame dengan film Dua Garis Biru. Film yang mengisahkan tentang hubungan anak SMA yang kebablasan. Nggak bisa dibilang pergaulan bebas juga, karena dua-duanya sebenarnya anak baik-baik. Tapi seperti kata nenek, sepasang manusia berbeda jenis dan straight, berdua-duaan, maka yang ketiganya adalah setan.

Kali ini saya ingin membahas tentang kemungkinan cara mendidik anak oleh orang tua dalam hubungannya dengan reaksi terhadap film ini.

So, tenang aja, tulisan ini tidak mengandung spoiler kok 😃 Continue reading