Diposkan pada Experience, MindTalk

Sulitnya Komunikasi (Terutama dalam Berumah Tangga)

Katanya, dalam hidup ini sebisa mungkin jangan sampai merasa terlalu senang, agar saat kesedihan datang, kita juga jadi tidak terlalu sedih. Lalu, tahukah kamu salah satu cara untuk menyeimbangkan perasaan agar tidak terlalu senang di saat kesenangan itu datang?

Jawabannya, baca aja reply di twit viral atau komen di postingan yang lagi rame di IG. Dijamin kening jadi berkerut-kerut saking isinya banyakan perdebatan ngalor-ngidul, yang entahlah apa manfaatnya. Nggak lupa pula reply atau komen yang isinya ikut curhat, yang sama aja, kadang bisa bikin elus-elus dada. Terutama untuk akun-akun curhat *yaiyalah*, sudah pasti 99.99% bakal dilanjut dengan banyak komen ikutan curhat juga.

Ngomong-ngomong soal komen curhat, salah satu kesamaan dari berbagai problem di curhatan tersebut adalah komunikasi yang tidak berjalan dengan semestinya. Yang ini cukup bikin miris, terutama komunikasi di dalam keluarga, khususnya pasangan suami-istri.

Lanjutkan membaca “Sulitnya Komunikasi (Terutama dalam Berumah Tangga)” ā†’
Diposkan pada Experience, MindTalk

Left 2022 and Safely Arrived in 2023

Happy New Year, all!! šŸŽ‰šŸŽ‰šŸŽ‰

*telat setengah bulan, woy! šŸ™ˆ*

How was 2022? Did you safely arrived in 2023, too?

Yes, yang paling penting itu selamat dan sehat. Walau sudah dibikin jungkir balik sama hidup di tahun 2022 kemarin. Nggak melulu susah, sedih, kena mental terus, kan, ya? Coba diingat-ingat lagi, masa nggak ada minimal 1-2 hal yang bikin kamu tersenyum senang? Kalaupun memang apes (bukan apes, primata dalam bahasa Inggris, tapi apes a.k.a sialšŸ˜…) to the bone sampai nggak ada sehari pun kamu bebas dari perasaan negatif, semoga tahun 2023 menjadi jauh lebih baik, ya… *hugs*

Mumpung masih bulan Januari, saya ingin menulis singkat tentang napak tilas perjalanan hidup di 2022 juga. Sebagai bahan introspeksi dan referensi untuk menghadapi tahun 2023.

Sekalian buat setoran 1m1c yang udah habis batas bolosnya šŸ™ˆ

Apa sekalian saya bikin tiap tahun kali, ya? šŸ˜†

Lanjutkan membaca “Left 2022 and Safely Arrived in 2023” ā†’
Diposkan pada Experience

Cerita Pindahan Antar Negara

Ada kah manusia yang seumur hidupnya dari lahir sampai meninggal di tempat yang sama? Hmm… mungkin ada, tapi kayaknya lebih banyak yang pernah pindah. Entah itu pindah karena sekolah, bekerja, atau membentuk keluarga baru.

Kali ini saya pindah untuk yang ke-15 kalinya. Ternyata sudah lumayan sering juga, ya. Masing-masing durasinya beragam. Mulai dari sembilan tahun di rumah tempat orang tua saya mengontrak setelah menikah, sampai hanya tiga minggu di sebuah kos-kosan di Bandung.

Pindahan kali ini, demi tidak LDM dengan pasangan. Yah, sadar diri dengan karakter sendiri yang sulit untuk menjaga relasi jarak jauh. Lagian sudahlah 6.5 tahun LDR, rasanya nggak sanggup juga kalau harus lanjut LDM. Apalagi (saat ini) saya bukan termasuk golongan ambis atau mengejar karier. Jadi, ya, nggak merasa berat resign dari kerjaan dan pindah demi bisa tinggal bersama.

Mengenai pindahan ini, tentu saja sudah dibicarakan sejak sebelum menikah. Kami memutuskan saya yang pindah mengikutinya karena dari segi pekerjaan dan penghasilan pilihan itulah yang paling menguntungkan.

Risikonya tentu ada, sama seperti pilihan lainnya. Tapi, setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya di sinilah saya. Lebih dua bulan sudah kembali di negeri sakura.

Kalau sebelumnya saya pernah membuat tulisan tentang kembali ke Indonesia dari Jepang (part I, part II), kali ini saya mau menuliskan apa saja yang perlu dipersiapkan untuk pindah ke Jepang dari Indonesia berdasarkan pengalaman pribadi saya.

Lanjutkan membaca “Cerita Pindahan Antar Negara” ā†’
Diposkan pada Experience, MindTalk

2022 Setengah Tahun (Lebih)

Dengan hari ini, berarti sudah tujuh bulan berlalu sejak tahun baru 2022. Sudah lebih dari setengah tahun, ya. Bagi beberapa orang rasanya baru setengah tahun, tapi bagi beberapa yang lain mungkin terasa sudah setengah tahun saja.

Bagi saya pribadi, setengah tahun ini benar-benar roller coaster dengan segala ups and downs-nya. Sampai jarang update blog dan blogwalking saking naik turunnya.

Padahal ada banyak hal yang ingin diabadikan. Sebelum kadung lupa, sebaiknya saya summarize di sini saja lah, ya…

Lanjutkan membaca “2022 Setengah Tahun (Lebih)” ā†’
Diposkan pada Experience

Parenting (B)ala-(B)ala 1Minggu1Cerita (#JanexLiaRC)

Ada yang tau bala-bala? Atau mungkin lebih familiar dengan bakwan? Atau malah ote-ote? Atau justru kakiage? *yak, mulai melenceng šŸ˜…*

Review buku yang saya baca bulan ini memang ada kata bala-bala di judulnya. Tapi, tidak langsung berhubungan dengan bala-bala sebagai makanan. Hanya mengambil filosofinya saja.

Ya, bala-bala yang sering juga disebut bakwan ini, adalah gorengan nikmat dan sehat karena banyak sayurnya šŸ˜ yang dibuat dari campuran tepung dengan isian kol, wortel, daun bawang, kadang-kadang ber-toping udang, yang sepertinya disukai oleh sebagian besar penggemar gorengan asin (saya lebih tepatnya hehe).

Karena macam-macam sayuran yang jadi isinya, juga bentukannya yang tampak acak-acakan tapi tak mengubah rasanya yang enak dan ‘berisi’, diambillah makanan ini sebagai bagian dari judul antologi tulisan dari member grup 1Minggu1Cerita (1M1C). Harapannya, pengalaman penulis-penulis di buku ini, walaupun tampak ‘campur-campur’ tapi tetap gurih dan ‘berisi’ untuk memperluas pengetahuan tentang pengasuhan.

Lanjutkan membaca “Parenting (B)ala-(B)ala 1Minggu1Cerita (#JanexLiaRC)” ā†’