Diposkan pada Japan and Japanese

(Doramatalk Ep.8) 2021 Wrapped-up

Bagi saya pribadi, tahun 2021 adalah tahun penuh percobaan ini-itu. Nyobain banyak hal yang bisa dibilang sebagian besar tidak bertahan lebih dari tiga bulan. Wkwkwk.

Mungkin memang benar adanya kalau saya orangnya bosenan, tapi bisa jadi sebenarnya saya sendiri nggak tau apa yang benar-benar ingin saya lakukan.

*eaa malah curhat*

Walaupun banyakan nggak belum dilanjutin, masih ada juga beberapa hal yang masih (cukup) konsisten dijalankan. Salah satunya postingan Doramatalk ini. Nggak terasa udaha sampai di episode 8 ajaaaa. Yay!! *tebar confetti 🎉🎉*

Dan sebagai episode terakhir di tahun ini, saya dan Eya sepakat untuk meng-wrap up hal-hal yang berkaitan dengan per-dorama-an di tahun ini.

Let’s get started~~

Lanjutkan membaca “(Doramatalk Ep.8) 2021 Wrapped-up”
Diposkan pada Experience, Japan and Japanese

2021 November Wrapped-up

Jadi beberapa hari yang lalu itu, saya tersadar bahwa bulan depan itu udah tahun depan, gengs! OMG!

Wkwkwk, makin dekat akhir tahun, intro postingan jadi modelan kek gini terus, ya… 😅

Tapi buat wrap-up Desember harusnya udah nggak, sih… kan, udah ganti tahun… huehehe.

Untuk bulan November, yang seperti biasa baru dipost di (lewat) pertengahan bulan berikutnya *plakk*, kuy lah disimak wrap-upnya.

Lanjutkan membaca “2021 November Wrapped-up”
Diposkan pada Experience, Japan and Japanese, Yummy

(Doramatalk Ep.7) 3 Food JDrama on Netflix

Halo lagi teman-teman semuaaa.

Kembali lagi di Doramatalk. Terima kasih sudah setia menanti. Eh, emang ada gitu? Wkwkwk. Biarin, ah. Pede aja dulu, realita kemudian. 😝

Kalau dilihat-lihat makin nggak produktif aja nih saya di dunia per-blog-an. Isi postingan sejak bulan September cuma Doramatalk sama Monthly Wrap. 🙈

Untung aja ada dua itu, sih… kalau nggak, bisa dipastikan blog ini akan berdebu berbulan-bulan seperti tahun-tahun sebelumnya. Hahaha. Orang Indonesia mah tetap aja ada bagian ‘untung aja’-nya, ya… 😉

Wow! Saya mengakhiri tiap paragraf dengan emotikon, ya… *penting*

Eniwei, baswei yang sekarang namanya ganti jadi TJ *krik krik*, di episode kali ini, saya akan membahas dorama tentang makanan yang ada di Netflix. Yoi, salah satu usaha agar dorama makin banyak di platform legal ini, lho… Huehehehe.

Lanjutkan membaca “(Doramatalk Ep.7) 3 Food JDrama on Netflix”
Diposkan pada Experience, Japan and Japanese, MindTalk

2021 October Wrapped-up

November means November Rain~~

*ketauan umurnya 🤣*

Gimana kabarnya, gaes? Mendekati akhir tahun, mulai on fire buat membereskan resolusinya, kah? Sebagai manusia tanpa wishlist, mendekati akhir tahun nggak ada yang berubah, kecuali semangat hidup yang semakin menurun. Ckckck. Maklum, kurang liburan… 😝

Bulan Oktober kemarin, workload makin-makin aja kayaknya, sampai saya kalau WFO 85%nya pulang malam terus. Yes, sekarang sudah 70% WFO (bentar lagi 100% ). Berhubung kondisi kosan lagi nggak enak banget, emang jadi nggak betah di kosan juga. Anyone, adakah yang punya apartemen yang bisa saya sewa? Lokasinya dekat stasiun dan dekat dengan fasilitas umum, minimal tempat belanja dan tempat makan, nggak berisik, juga harganya masuk budget saya yang pas-pasan ini. Wkwkwk, banyak mau tapi nggak banyak modal! 🤣🤣

But, overall, October was not that bad, kok… insyaAllah masih makan, minum, bernafas, dan tersenyum setiap hari *ahzegg 😆*

Lanjutkan membaca “2021 October Wrapped-up”
Diposkan pada Experience, Japan and Japanese, MindTalk

(Doramatalk Ep.6) Being An Anti-mainstream (and Member of JOMO)

Heyho… judulnya udah cukup kepanjangan nggak, tuh? Hahaha.

Sebenarnya, awalnya Eya ngasih ide buat bikin tulisan tentang 5 JDramas to Start with. Tapi, mengingat akses dorama legal yang masih terbatas, saya bingung juga mau menuliskan apa. Lah, tiba-tiba muncul Squid Game yang nge-hyped di mana-mana. Menurut saya overhyped, sih. Tapi, yah… mungkin aja karena sayanya aja yang seleranya beda sama mayoritas. Jadi, ya udah, nggak mikirin apa-apa.

Sampai kemudian, gara-gara Squid Game (SG) ini, Alice in Borderland (AiB) jadi ikut nge-hyped juga, karena premisnya yang mirip. Kalau saya pribadi tentu saja lebih cocok AiB dan menurut saya beda pendapat itu biasa aja.

Lanjutkan membaca “(Doramatalk Ep.6) Being An Anti-mainstream (and Member of JOMO)”