Posted in Japan and Japanese, Miscellaneous

JDorama vs Drakor

Beberapa waktu yang lalu (lebih dari dua bulan kayaknya πŸ™ˆ), saya iseng-iseng nanya di IG Story, kenapa biasanya yang suka drakor tidak sreg dengan JDorama, begitu pula sebaliknya.

Ini berbalik ke saya sih, sebenarnya. Karena saya penyuka JDorama, tapi sampai sekarang belum ketemu drakor yang bikin saya pengen mengulang buat ditonton. Yang tidak diulang saja banyak yang akhirnya terputus di tengah jalan karena tidak sesuai selera.

Walaupun memang sih, kalau capek dengan realita kehidupan dan pengen yang ringan-ringan, juga yang bikin nggak merasa bersalah kalau ditinggal di tengah-tengah, drakor juga yang jadi pilihan saya.😝

Continue reading “JDorama vs Drakor”
Posted in Experience, Japan and Japanese, Learning or Studying

2021 January Wrapped-up

Meskipun dua tahun belakangan ini saya rutin menulis review harian seperti yang saya ceritakan di post ini, setelah dilihat-lihat lagi review harian tersebut benar-benar isinya review, tok. Tanpa ada kesan, pesan, dll layaknya saat kita (kita? lo aja kali, cha? πŸ˜›) tukar-tukaran biodata di diary teman jaman SD dulu. Padahal kalau ditulis lebih detail, bisa jadi ada hal-hal yang dapat diambil hikmahnya. Atau sekadar pengingat kalau lagi lupa bersyukur, gitu, kan… πŸ˜‡

Ditambah lagi, terinspirasi dari Mba Jane dan mba Eya, yang udah mulai duluan monthly review-nya, saya jadi tertarik untuk membuat ulasan dan rekapan bulanan juga. Mumpung tahun ini baru berlalu satu bulan. Anggap aja momentumnya pas. πŸ˜‰

Continue reading “2021 January Wrapped-up”
Posted in Japan and Japanese, MindTalk

Ikigai dan Yarigai

Waktu baru-baru datang ke Jepang, saya sempat merasa terheran-heran, kenapa orang-orang Jepang (di sekitar saya) ini kok pada baik-baik banget. Saya benar-benar merasa, sebagai manusia, saya itu di-manusia-kan selayaknya manusia, yang sebenarnya sih sewajarnya begitu, cuma kok seringnya terlupa bahkan oleh saya sendiri. Iya, kadang kita tuh pengennya diperlakukan baik oleh orang lain, tapi kok ya kitanya sendiri memperlakukan orang lain dengan kurang baik. πŸ™ˆ

Continue reading “Ikigai dan Yarigai”
Posted in Japan and Japanese

Love and Fortune

Akhir-akhir ini saya punya kebiasaan, memilih tontonan di Netflix hanya dari thumbnail-nya. Tanpa membaca sinopsis atau mencari tau siapa kesemua pemainnya.

Yang pertama Was It Love?, yang saya tonton karena ada Song Ji Hyo di thumbnail-nya. Karena dulu penonton setia Running Man (sudah berhenti sejak 2012 sih tapi), jadilah saya penasaran dengan akting Ji Hyo.

Episode 1-nya sih, seru. Saya pikir ceritanya tentang perjuangan seorang single mother, gitu. Nonton episode 2 yang keluar keesokan harinya, saya mengernyitkan dahi. Kenapa jadi begini? Akhirnya saya baca juga deh sinopsisnya.

Continue reading “Love and Fortune”