Posts Tagged ‘Live in Japan’

Menjadi Malu-maluin

I write this not to offend nor to demean anyone. I write this as a reminder for myself that as long as I am alive, there will always be a second chance to get up after a fall and to try again after a failure. Continue reading

Advertisements

Ganjitsu

Yuhuuu… the first day in 2017! Dan saya baru nyadar kalau nambah tahun ternyata sama juga dengan berkurangnya jatah hidup. Baru nyadarnya setelah happy abis berburu hatsuhinode (初日の出) alias first sunrise. Heu. Continue reading

17th. Tips Liburan di Jepang

Makin ke sini makin banyak saja yang liburan ke Jepang. Kayaknya belum gaul deh kalau belum liburan di Jepang. Nah, sebagai WNI yang baru sudah menetap di Jepang selama 4.5 tahun, ada beberapa hal yang menurut saya akan memudahkan bagi yang mau traveling ke Jepang. 😉 Continue reading

Unboxing iPhone 7 Plus

Percaya nggak percaya, saya baru punya smartphone pertama kali seumur hidup ya pas sampai di Jepang. Dari tahun 2003 sampai 2012, sejak pertama kali menggunakan telepon genggam kelas 1 SMA (Yah, ketauan deh umurnya :P), saya setia dengan HP monokrom yang tidak terkoneksi dengan dunia maya, hanya bisa telepon dan SMS saja. Continue reading

13th. Pointing and Calling

Shisakankou (指差喚呼) atau yubisashikosyou (指差し呼称)adalah salah satu hal baik yang baru saya kenal di Jepang. Mungkin sebenarnya di mana pun di tempat-tempat dengan prasyarat keselamatan, metode ini sudah menjadi bagian dari SOP. Tapi dasarnya saya kurang ngeh sama hal sekitar, bahkan metode ini pun baru saya ketahui setelah hampir dua tahun setengah tinggal di sini.

Awal tahunya juga gara-gara kurang lebih setahun-dua tahun yang lalu (lupa pas-nya kapan), saya bersama beberapa anggota PPI yang lain sedang menunggu kereta ke mana gitu di platform. Lalu salah seorang dari mereka bertanya, kenapa ada petugas yang sedang berdiri di platform itu ngomong sendiri sambil nunjuk-nunjuk sesuatu. Dan saya pun baru sadar kalau ternyata memang petugas tersebut mengarahkan tangannya ke sesuatu sambil ngomong sendiri. Saya tidak tahu, dan bingung juga bagaimana mencari tahu. Mau googling kok males kalau pakai bahasa Jepang dan tidak yakin ada kalau menggunakan query bahasa Inggris atau Indonesia. Intinya males saja sih sebenarnya. Hehe. Continue reading

Pay It Forward

Yes, I take a 2000 movie title for this blog post title. I haven’t seen it yet, though. And have no idea who start this phrase for the first time. Well, It’s not a problem. A good thing will remain good whoever started it, right? However, I don’t know whether this post also a good one or not. Because, honestly, it probably just a piece of grumble.

I usually don’t have any complaint with Japan nor Japanese. It is a great country with mostly good people. The transportation is very good and punctual, all public facilities are very well-organized, and you don’t have to much worry about your safety, even in many cases show that what is yours will be back to you even you left it in a random place. In addition, things related to services are just awesome.

It’s true that sometimes I heard some foreigner friends or acquaintances who live in Japan complained about Japanese workaholic culture and the lip-service things. I haven’t had work here yet and I don’t really bother about what people think as long as it’s in their mind. You got something you don’t like about me, tell me in private directly. Otherwise, It ain’t my business. So, most of the time I live here peacefully. Continue reading