Cara Membersihkan Mesin Cuci

Beberapa waktu yang lalu, selesai mencuci pakaian, saya melihat ada bercak-bercak hijau tua kehitaman di pakaian yang akan saya jemur. Langsung lah saya rungsing dan berusaha “melongok” ke dalam mesin cuci. Sayangnya semua tampak normal, tidak terlihat ada yang kotor-kotor apalagi lumutan.

download

Jadi kotoran mirip lumut ini datangnya dari manaaa?

Kurang lebih bentuknya begini, geuleuh kan ya? Hahaha

Tentu saja selayaknya millenial lainnya, Google to the rescue. Setelah berseluncur di internet selama beberapa saat, akhirnya saya berkesimpulan, kemungkinan di mesin cuci tersebut kotoran menumpuk di balik tabungnya, dan sudah seharusnya mesin cuci itu dibersihkan minimal satu kali dalam sebulan. Lah, gimana cara bersihinnya? Masa harus bongkar tabungnya? Terus itu seriusan minimal sebulan sekali bersihinnya? Sejak menerima limpahan mesin cuci dari mahasiswa sini yang sudah back-for-good ke Indonesia setahun lalu, mesin cuci tersebut belum pernah saya bersihin sekali pun. Minimal sebulan sekali, lah ini setahun. Yaiksss!

Akhirnya, masih berbekal ngulik-ngulik di Google, saya tiba di sebuah video Youtube tentang cara membersihkan mesin cuci, khususnya mesin cuci Jepang. Yah, agak berbeda sedikit dari hasil pencarian dengan bahasa Indonesia yang kebanyakan menggunakan mesin cuci dengan deterjen bubuk, sehingga cara membersihkannya pun berbeda dari yang menggunakan deterjen cair.

Bukaan loading mesin cuci juga mempengaruhi cara membersihkannya, lho. Berhubung mesin cuci di rumah saya tipe top-loading, jadi yang akan saya bicarakan di postingan ini hanya untuk jenis tersebut, ya.

Caranya:

– Siapkan bubuk/cairan pembersihnya

Salah satu contoh bubuk pembersih-nya. Bukan endorse lho… Hehe…

Bubuk/cairan pembersih ini bisa dibeli di drug store atau online di Amazon (Rakuten juga mestinya bisa sih). Satu bungkus bervariasi antara 250 gram sampai 750 gram. Sebungkus itu untuk sekali pemakaian. Sebenarnya kalau mau pakai baking soda juga nggak apa-apa. Lha tapi kan mihil, cyiin… lagi pula, dari pengalaman saya, bubuk khusus pembersih itu lebih joss daripada pakai baking soda saja. Untuk yang cair pun, sampai saat ini saya masih merasa lebih bersih yang bubuk. Entah kenapa yang cair ini pun baunya na’udzubillah, daripada habis itu baju-baju jadi ikut berbau, mending cari aman saja, deh.

–  Isi mesin cuci dengan air hangat

Bagi yang mesin cucinya bisa diset pakai air hangat, silakan diset dengan temperatur kurang-lebih 40℃. Saya sendiri sih akhirnya masak air terus dicampur dengan air dingin. Langsung dengan ember sekalian biar lebih cepat. Hihihi.

– Masukkan bubuk pembersih

Kemudian pasang mode standar selama 1-2 menit, untuk mencampurkan bubuk dengan air hingga merata.

– Biarkan selama dua jam

Hentikan mesin cuci, dan biarkan selama dua jam.

– Gunakan jaring untuk mengangkat kotoran yang ada

Ini sebenarnya alat buat menangkap serangga, tapi ya dimanfaatkan saja. Hehehe.

Sesekali angkat kotoran yang mengapung dengan jaring.

  1. Jalankan mesin cuci seperti biasa.
  2. Sesekali saat sedang berputar, hentikan mesin cuci sebentar dan angkat kotoran yang ada dengan menggunakan jaring.
  3. Jalankan mode standar hingga selesai.
  4. Setelah mode standar selesai hingga mode bilas, jalankan mode standar sekali lagi.

Lumayan menguras waktu, ya. Jadi memang harus menyediakan waktu seharian kalau mau membersihkan mesin cuci. Yah, mirip-mirip kalau mau deep cleaning dapur, deh. Nggak cukup cuma setengah jam. Hehehe.

Tambahan lagi, terkadang nggak cukup cuma sekali. Seperti mesin cuci yang saya gunakan, karena sejak saya terima saya belum pernah membersihkannya, jadi butuh tiga kali proses pembersihan baru benar-benar bersih. Itu juga karena yang pertama kali saya hanya menggunakan baking soda ukuran 250gr yang sudah digunakan hampir seperempatnya pula. Baru proses pembersihan kedua yang efektif, dan proses pembersihan yang ketiga kali sebagai finishing-nya.

Mungkin idealnya dibersihkan minimal sebulan sekali sih, tapi berhubung menyita waktu, kayaknya saya mau melakukannya tiga bulan sekali aja, deh! Halah bilang aja males 😛

Advertisements

One response to this post.

  1. Aku juga pake bubuk itu mba. Tp klo aku mesinnya aku setting ke full mode, jdnya bs seharian proses membersihkannya. Tp Alhamdulillah ngga ada bau hehehe

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: