16. Tips (dianggap) Lancar Berbahasa Jepang Part. 2

Hai, hai… Seperti yang tertulis di postingan yang ini. Mari kita lanjutkan tips agar “dianggap” lancar berbahasa Jepang. Nggak penting sih sebenarnya, tapi berawal dari “dianggap” ini siapa tahu jadi lebih terpacu gituh.😉

Kalau di post sebelumnya, kita hanya menggunakan satu suku kata “he” dengan berbagai intonasi dan panjang ketukan (?), kali ini agak naik tingkat sedikit dengan menggunakan kata-kata yang beneran ada bahasa Jepangnya. Uhuy.

1. Soudesuka

Biasanya digunakan saat lawan bicara menginformasikan sesuatu dan orang tersebut baru kita temui atau orang yang lebih tua.

2. Soudesuyo

Kata ini biasanya digunakan sebagai respon dari No.1. Khusus untuk orang yang seumuran atau lebih muda, cukup gunakan “sousou” saja.

3. Sounandesuka

Mirip dengan No. 1, hanya saja kata ini lebih menunjukkan interest akan pembicaraan lawan bicara. Lebih oke lagi kalau disertai “he” tipe 1 dari post sebelumnya. Jika lawan bicara seumuran atau lebih muda, maka bisa disingkat menjadi “sounanda!” atau jika anda berada di daerah Kansai, seperti Osaka, Kyoto, Kobe, dan sekitarnya, dengan menggunakan “so-nan-yan!” dengan huruf n diakhir suku kata agak berdengung, maka lawan bicara anda akan terkesan dengan anda. Percayalah! *tsaah*

Oiya, untuk No. 1, seputaran Kansai biasanya menggunakan “sounan” (masih dengan bunyi n di akhir yang agak berdengung) untuk digunakan pada lawan bicara yang sebaya atau lebih muda.

4. Naruhodo

Digunakan saat lawan bicara menjelaskan sesuatu berdasarkan pertanyaan kita.

Contoh 1:

Anda: Saya ganteng nggak?

Orang Jepang: –salting atau diam seribu bahasa–

*apa sih, cha!*

saran: skip pertanyaan sejenis ini karena biasanya orang Jepang tidak frontal dalam menyuarakan pendapatnya.

Contoh 2:

Anda: Kobe itu di mana ya?

Orang Jepang: –menjelaskan panjang lebar bahwa sebenarnya anda di Kobe, dan keheranan kenapa anda tidak tahu bahwa anda di Kobe–

Anda: –anda pun kebingungan dengan apa yang dibicarakan, dan orang Jepang tersebut ikut bingung kenapa anda bingung (bingungception)–

saran: dalam kondisi seperti ini “naruhodo” adalah kata yang tepat untuk mengakhiri kebingungan anda berdua.

5. Tashikani

Digunakan saat lawan bicara menjelaskan pertanyaan anda yang berbau kepo terhadap suatu keadaan atau kondisi orang lain, dan anda pun menyetujui penjelasan lawan bicara anda. Sering digunakan saat bergosip. Kalau tidak ingin bergosip, bisa gunakan “he” tipe 1, dan percayalah, topik tersebut akan segera berakhir. Uhuy.

(bonus) nandeyanen!

Nandeyanen

3 responses to this post.

  1. Posted by arditafanisa on August 31, 2016 at 11:56 am

    mwahahahaha..
    bener banget hich..
    yang penting ekspresif udah dianggap ‘bisa’ nihonggo.

    Reply

    • Posted by Hicha Aquino on September 18, 2016 at 8:26 am

      Dita nihongo-nya gimana nih sekarang? Miza-nya diajak ber-nihongo-ria tak? hihihi

      Reply

      • Posted by arditafanisa on September 22, 2016 at 9:08 am

        日本語はもうだめだ。。。
        yaaa sekarang cuman bisa pake ekspresi “hee, he! he.. hehehehe”
        Miza juga begitu ekspresinya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: