13. Pointing and Calling

Shisakankou (指差喚呼) atau yubisashikosyou (指差し呼称)adalah salah satu hal baik yang baru saya kenal di Jepang. Mungkin sebenarnya di mana pun di tempat-tempat dengan prasyarat keselamatan, metode ini sudah menjadi bagian dari SOP. Tapi dasarnya saya kurang ngeh sama hal sekitar, bahkan metode ini pun baru saya ketahui setelah hampir dua tahun setengah tinggal di sini.

Awal tahunya juga gara-gara kurang lebih setahun-dua tahun yang lalu (lupa pas-nya kapan), saya bersama beberapa anggota PPI yang lain sedang menunggu kereta ke mana gitu di platform. Lalu salah seorang dari mereka bertanya, kenapa ada petugas yang sedang berdiri di platform itu ngomong sendiri sambil nunjuk-nunjuk sesuatu. Dan saya pun baru sadar kalau ternyata memang petugas tersebut mengarahkan tangannya ke sesuatu sambil ngomong sendiri. Saya tidak tahu, dan bingung juga bagaimana mencari tahu. Mau googling kok males kalau pakai bahasa Jepang dan tidak yakin ada kalau menggunakan query bahasa Inggris atau Indonesia. Intinya males saja sih sebenarnya. Hehe.

Dan beberapa hari kemudian, teman saya yang menanyakan hal tersebut menulis di status facebook-nya tentang yubisashikosyou atau kalau diterjemahkan berarti 指差し(yubisashi) artinya menunjuk,dan呼称(kosyou) yang terdiri dari kanji memanggil dan kanji sebutan, secara harfiah dapat diartikan sebagai menyebutkan nama. Dalam bahasa Inggris metode ini disebut juga sebagai pointing and calling yang merupakan standar prosedur keselamatan. Secara sederhana, tahapan ini terbagi atas empat tahap, yaitu: melihat dengan mata, memastikan dengan menunjuk hal yang terlihat dengan telunjuk, menyetujui dengan mulut (bisa dengan mengucapkan OK atau yosh!), dan mendengarkan suara yang terucap dengan mulut kita sendiri tersebut.

44269-l

Pointing and calling (Fig credit’s here)

maxresdefault

Petugas di platform kereta yang sedang melalukan 指差し呼称 atau ponting and calling (fig credit’s here)

Jadi petugas di platform kereta yang biasanya berjaga di sekitaran platform saat sedang ramai akan melakukan yubisashikosyou untuk memastikan platform aman bagi kereta dan penumpang yang akan naik atau turun dari hal-hal yang dapat menyebabkan timbulnya kecelakaan, seperti penumpang yang akan naik menunggu di belakang garis keselamatan (biasanya berwarna kuning atau putih), lampu tanda jalan atau berhenti untuk kereta bekerja dengan baik, dan lain-lain.

Dan hal ini bisa kita praktekkan untuk sehari-hari juga, lho. Saya kadang-kadang menggunakannya untuk memastikan kondisi kamar sebelum bepergian jauh, misalnya untuk mengecek apakah consent listrik dalam kondisi dicabut, air dan gas dimatikan, jendela dan pintu terkunci, dan lain-lain.

Begitu juga kalau mau mudik, biasanya saya membuat list barang-barang yang mau dibawa dan melakukan yubisashikosyou tersebut. Untuk hal-hal yang umum seperti memastikan kondisi listri, air, dan gas, tidak akan memakan waktu lama, kok. Untuk yang lebih detil seperti list barang mudik mungkin akan lebih memakan waktu. Tapi sangat bermanfaat, lho. Terutama sekali buat yang pelupa dan ceroboh seperti saya. Hehehe.

2 responses to this post.

  1. keselamatan dan kenyamanan bener2 diperhatikan sih ya kalau disana

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: