The Return of Superman: Cerita Makan Malam

Postingan pertama di tahun 2016! Yeayy!!

Waktu kecil, saat masih tinggal di Aceh, orang tua membiasakan kami untuk sarapan dan makan malam bersama. Untuk makan siang, biasanya bersama-sama juga, walau tidak di meja makan dan tanpa ayah, karena ayah di kantor sampai sore. Sampai kemudian kondisi Aceh tidak memungkinkan bagi Ayah pulang setiap hari, jadwal makan selain sarapan lebih longgar. Ditambah lagi kemudian saya nge-kos sejak masuk SMA dan jadwal makan saya pun semakin berantakan. Sesuka saya doang soalnya.

Berhubung sejak kecil makan seringnya bersama-sama, saat harus makan sendiri saya jadi merasa ada yang kurang kalau hanya menyuap dan mengunyah makanan. Sejak itulah saya mengenal cara makan sambil membaca. Hehe.

Setibanya di Jepang, berhubung ketersediaan buku berhurufkan alfabet terbatas dan dengan adanya internet yang lumayan kencang, waktu makan saya habiskan disambi dengan streaming. Terutama makan malam sih yang seringnya di rumah dan memungkinkan untuk nonton. Makannya sendiri paling lama 15 menit, tapi nontonnya kemudian jadi satu jam. Hahaha…

Kalau dulu saya sering mengikuti drama Jepang. Tapi beberapa bulan ini belum ketemu drama yang menarik. Biasanya saat bosan dengan drama Jepang saya akan beralih ke drama Korea yang sayangnya makin sulit menemukan drakor yang ceritanya pas di hati *halah*. Jadilah saya pun mendarat di variety show Korea yang berjudul “The Return of Superman (TROS)”. Dulu sempat mengikuti “Running Man”, tapi sejak episode 80an mulai berhenti karena kok ya makin ke sini makin berasa dibuat-buatnya. Yah, wajar sih ya, tuntutan rating gitu lho… Hehe…

TROS ini berisi footage-footage beberapa bapak-bapak muda yang terkenal di Korea yang ditugasi untuk mengurus anak-anaknya selama 48 jam sendirian saja tanpa istri apalagi ART. Kadang-kadang ada tamunya juga sih, entah itu kenalan atau artis-artis lain. Tapi tamu-tamu ini kebanyakan hanya bermain dengan sang anak dan tugas utama mengurus anak-anak tersebut tetap dipegang oleh si bapak.

The-Return-of-Superman-Episode-108-Show

Saya nonton dari episode 1, biar lebih menghayati. Tapi setelah nonton episode yang ke-100 saya baru tahu kalau ternyata sebelumnya acara ini segmen dari acara lain dalam menyambut Chuseok (semacam Thanksgiving-nya Korea, kalau tidak salah). Yah, tetap nggak dari awal dong berarti, ya. Haha.

Episode 1 yang sebenarnya (setelah Chuseok special) diisi keluarga Choo SungHoon (Akiyama Yoshihiro), seorang  zainichi Korean 3rd generation yang lahir dan besar di Osaka dan tinggal di Tokyo bersama putrinya, Sarang dan istrinya yang seorang model. Kemudian ada Lee HwiJae, seorang komedian dengan putra kembarnya Seo Eon dan Seo Jun, Tablo dan putri tunggalnya Lee Haru, dan Jang HyunSeong dengan kedua putranya Junu dan Jun Seo. Ditengah-tengah acara ada Kim YungTae dengan Yakkung yang awalnya jadi bintang tamu untuk footage-nya Jang HyunSeong yang berkunjung ke rumahnya di Busan. Tapi mungkin karena Yakkung ini luar biasa aktifnya, jadi menarik minat penonton dan dibuatkanlah dia segmen sendiri. Sayangnya, karena ada kontroversi yang berhubungan dengan per-politik-an, episode sang Dancing Machine ini harus berakhir bahkan tanpa pamit. Hikss…

Setelah Jang HyunSeong sekeluarga mengakhiri bagian mereka di ep. 33, masuklah Song IlGuk dengan tripletnya, DaeHan, MinGuk, dan Manse. Dilanjutkan dengan Uhm TaeWoong dengan JiOhn yang menggantikan Tablo dan Haru, sayangnya Daddy TaeWoong dan JiOhn pun meninggalkan TROS setelah menyelesaikan ep.103. Sempat juga ada Do KyungWan dan istrinya yang sedang menunggu kelahiran anak pertama mereka. Tapi berhubung tidak ada anak-anak di segmen mereka, saya jadi tidak mengikuti. Hehe. Dan yang terakhir bergabung ada Lee DongGuk, pemain nasional sepak bola Korea dengan kelima anaknya.

Yang paling menarik dari acara ini adalah, kita bisa melihat bagaimana tingkah polah anak-anak yang tidak dibuat-buat. Juga, dari situ saya menyadari kalau karakter dasar seseorang itu ternyata sudah ada sejak kecil, tinggal bagaimana orang tua dan lingkungan sekitarnya kemudian mengarahkan agar tetap sesuai norma-norma yang berlaku. Contohnya ada Sarang yang dari kecil sudah terlihat kompetitifnya, Haru yang meski anak tunggal tetapi lembut hati dan tidak segan berbagi, dan ada Manse yang so random. Bukti ke-random-an Manse bisa dilihat di video ini. Tonton sampai selesai, ya…😉

Selain bisa melihat tingkah anak-anak balita yang sangat menggemaskan, melalui acara ini saya juga melihat kalau orang tua itu ternyata ikut bertumbuh bersama tumbuhnya sang anak. Mereka ikut belajar seiring dengan belajarnya anak-anak. Bagaimana tidak, contohnya saja Lee HwiJae, kalau pas episode awal-awal saat si kembar masih di bawah setahun, Lee HwiJae banyak mengeluh begini-begitu, tapi sekarang sangat kebapakan. Bahkan, terlepas dari dia memang seorang komedian, sepertinya dia yang paling bisa dekat dengan anak-anak TROS lain.

Contoh lainnya adalah Uhm TaeWoong. Dia tidak mengerti tentang bagaimana menjadi seorang ayah karena tidak punya sosok ayah. Ya, ayahnya meninggal saat dia masih berusia tiga bulan. Terlepas dari acara ini juga mencari rating dengan menjual “cerita”-nya, tapi kita bisa melihat bahwa menjadi orang tua tidak bisa sekejap saja. Perlu proses belajar bagaimana untuk mengerti si anak, untuk mendisiplinkan si anak, dan semuanya harus dilakukan dengan praktek langsung yang hasilnya baru bisa dilihat setelah anak dewasa. Benar-benar Learning by doing and gambling with the result.

Banyak hal-hal menarik lainnya dari acara ini yang tidak hanya berguna bagi yang sudah berkeluarga, bagi yang belum juga sangat membuka wawasan.🙂

2 responses to this post.

  1. btw, itu kenapa ya haru nggak main lagi? kata temen, haru ada sedikit kendala psikologi karena (katanya) ayahnya beda sikap di depan kamera dan di belakang kamera. Betulkah?

    Reply

    • Posted by Hicha Aquino on January 3, 2016 at 8:52 pm

      Saya malah baru dengar ada berita bgitu. Kalau dari Tablo-nya bilang sih karena lama2 Haru terganggu pas lagi main para kru-nya interupsi karena harus ganti tape kameranya.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: