Beauty is pain? Well, I choose comfort over pain, though!

Dulu, saat melihat mbak-mbak cantik yang sehari-harinya full make-up, saya sering berpikir “duh, ga ribet apa ya hidupnya mesti dandan tiap hari?” Apalagi sejak sampai di Jepang yang sebagian besar cewe-cewenya nggak bisa keluar rumah tanpa make-up plus kemudian saya tahu kalau secepat-cepatnya ber’make-up‘ normalnya tetap butuh minimal 10-15menit (ngeratain foundation sama bikin alis butuh waktu, cyiin… ;-) ) semakinlah saya berpikir “15menit tiap hari, mending nambah waktu bobo” -> anaknya senang bobo, well who doesn’t?😛

Begitu juga dengan high heels. Tiap ngeliat mbak-mbak ber-high heels saya pun berpikir “Beauty is pain sih ya… Aye sih lebih milih not being beauty dah daripada musti mengalami pain demi beauty. Hahaha.”

Tapi kemudian saya tahu kalau ternyata, terkadang mbak-mbak tersebut melihat orang-orang seperti saya (yang malas mempercantik diri ini) dengan pemikiran “yaelah, situ kok betah sih plain-plain aja? Dandan kan salah satu bentuk menghargai diri plus bikin PeDe naik beberapa derajat juga, kan?” Tentu saja sebagai golongan manusia males ribet, saya nggak setuju dengan pendapat ini. Menghargai diri kan nggak harus dengan dandan sih ya… Selama masih menjaga kesehatan dan nggak melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri, maka IMO, sudah menghargai diri sendiri. Dan tentang pede, bagi saya dandan kok malah bikin pede menurun ya. Berasa bikin ribet sendiri gitu deh. Duh, ini alis masih rata ga ya? Duh, lipstiknya mesti ditambah lagi ga ya? Dan buat kerudung dengan cara pasang nggak standard (standard menurut saya tentunya :-P), duh ini kerudungnya masih rapih ga ya? OMG, betapa ribetnya… Hahaha…

Yah.. Banyak alasan seseorang berdandan. Ada yang untuk menarik perhatian lawan jenis; ada yang kompetitif dengan sesama jenis; ada yang untuk aktualisasi diri; apapun itu alasannya, terlepas dari  benar-tidaknya secara norma maupun agama, tetap kembali ke individu tersebut sih ya…

Dan sampai saat ini saya belum menemukan alasan kuat bagi saya untuk ber-make up-ria. Untuk menarik perhatian lawan jenis? Hmm… yang ini sih dilarang agama kan ya… Lagian ntar kalau tertarik beneran terus ternyata tanpa make-up saya jauh dari ekspektasi, kan bikin ribet tuh… Kompetitif sama sesama pereu? Yahh.. cewek mah percuma dilawan juga..😛 Aktualisasi diri? Saat ini aktualisasi diri bagi saya adalah menemukan Equation of State yang cocok untuk cinta digunakan di simulasi baru saya. Tuh kan, jadi kebablasan ngomongin riset. *lalu panik*

Yaudah sih ya, bagi beberapa orang dengan ber-make up mungkin meningkatkan rasa yang terpendam percaya dirinya. Bagi saya justru merasa nyaman dengan diri sendiri yang bikin jadi percaya diri. Semales-males ribetnya saya toh nggak akan juga sih ke konferensi internasional pakai sandal jepit. Nggak sopan ya boo… Nggak sopan bikin nggak nyaman dan nggak nyaman bikin nggak PeDe deech..😉

Yah, mungkin nanti suatu saat ketika saya menemukan alasan untuk ber-full make up akan tiba saatnya juga kok berpoles-poles ria. Untuk saat ini saya hanya harus menyingkirkan pemikiran-pemikiran aneh tentang mbak-mbak yang pol ber-make up. Selain emang nggak penting, juga nggak ada untungnya juga sih ya… mending mikirin riset. *tuh kan riset lagi* *udah ah tutup WP* *trus streaming dorama… zzZZzz..*

Beauty is Pain. Fig credits here

Fig credits here

5 responses to this post.

  1. I mostly choose comfort over beauty.

    Reply

  2. Aku dandan normal biasa sih. Pake lipstik, eye shadow, eye liner, blush on hhehe tp gak tebal. Abis udah kebiasaan. High heels yg udah gak kuat lagi.

    Reply

    • Posted by Hicha Aquino on September 21, 2015 at 1:17 pm

      intinya si tentang gimana nyamannya kita sama diri sendiri aja kaka.. Plus jangan judgmental. Soalnya saya dulu suka rese nge-judge orang yang beda sama saya, padahal apa hak saya, kan ya. Trus baru nyadar karena terkadang orang yang beda tersebut kadang nge-judge kita juga. hehehe..

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: