30 Days Blog Writing Challenge (Intro)

Pose kalau matahari bersinar hangat :))

Pose favorit kalau matahari bersinar hangat :))

It’s been a while since my last post. Actually, almost one and half months.

Pertama-tama saya mau protes, kenapa tanpa sepengetahuan saya, tiba-tiba saja saya jadi tidak mem-follow blog yang sudah saya follow? Padahal seingat saya, saya tidak pernah meng-klik unfollow. Dan anehnya lagi, kejadiannya hanya pada blog-blog berbahasa Indonesia atau yang berdomisili di Indonesia. Heu… Ya sudahlah, di-follow ulang saja. Gitu aja kok repot?! ~,~

Sebenarnya kalau dipikir-pikir, saya cukup konsisten dalam mengisi blog ini. Yah, diisi minimal sekali dalam dua bulan juga bisa dibilang konsisten, lah ya…😛 Kalau dibilang lagi sibuk-sibuknya, kok kayaknya alibi banget. Habis, kayaknya yang lebih sibuk tapi blog-nya update terus, banyak lho… Hhh… ya sudahlah, yang lalu biar berlalu. Mari kita memulai hidup yang baru *halah*

Masih tentang dunia tulis-menulis, mungkin banyak yang pernah berpikir (atau cuma saya doang, ya? :P), “kok saya ini nggak punya bakat apa-apa, ya?” hmmm… entah mencoba realistis atau memang belum sadar akan bakat alami, tapi saya sering lho, mikir kayak gitu. Apalagi kalau di keluarga sendiri ada yang kentara banget bakatnya. Nah lho, jadi minder ga tuh? Well, saya sih sebenarnya seneng-seneng aja, punya adik yang lebih berbakat. Dan sejujurnya, jaman dahulu kala (iyaaa, dahulu kala sekali lah, pokoknya), saya pernah merasa kalau menulis adalah bakat saya. Terlebih lagi saya menyukainya. Saking suka-nya jadi melakukannya juga dengan suka-suka. Nggak pengen melakukannya dengan ketentuan kaidah penulisan yang benar, atau melakukannya karena harus melakukannya, kayak nulis laporan, atau apapun yang sifatnya kewajiban lah pokoknya. Makanya saya paling malas kalau disuruh menulis report. Tapi, namanya mahasiswa, report mah, nggak ngaruh sama hobi ya… hahaha…

Karena suka juga, saya jadi nggak mau seriusin, nggak mau ngoyo buat blogging, blog walking, ninggalin komen, entah itu demi feedback ke tulisan sendiri atau mencari tambahan kenalan. Yang terakhir nggak ada hubungannya sama menulis sih. Tapi banyak juga lho yang melakukannya demi banyak yang berkunjung ke blog-nya. Waktu itu saya mikir, “kalau saya mengarahkan orang untuk membaca blog saya, nanti-nantinya saya bisa aja menulis karena ingin mengarahkan pandangan orang tentang saya. Yah, nggak bisa nulis suka-suka lagi dong…” tentu saja itu sih pikiran saya saja. Entah karena begitu, atau mungkin karena terlalu malas “pedekate” ke bloggers lainnya. Hihihi… Yang jelas, sampai sekarang saya masih menganggap menulis adalah hobi, tidak belum berniat untuk di-seriusin, apalagi menjadikannya sebagai pekerjaan. Hmm… hobi itu kan buat “kabur” dari rutinitas, kan ya? Apa jadinya kalau hobi itu sendiri jadi sebuah rutinitas? Tapi saya suka jadi silent reader ke blog-blog yang saya suka, lho… apalagi sejak tinggal di Jepang, bacaan-bacaan berbahasa Indonesia ya cuma bisa didapatkan dari internet. Berhubung saya malas baca berita yang makin lama isinya makin cem sinetron aja, jadi saya main-main ke blog orang aja. Kalau blog orang itu dianggap rumah, nggak sopan sih ya, bertamu nggak bersuara. Huks, abis gimana dong, kadang tulisan bagus, juga bagusnya ditanggapi dengan langsung diaplikasikan ke kehidupan sehari-hari. Daripada saya komen, terus yang ada malah merusak posting-an itu sendiri… *alesan*. Lagipula, wordpress reader di HP nggak user friendly, euy 😛 *tambahalesan*

Ya deh, mungkin dipilah-pilah kali ya, sama seperti tulisan mana yang harus di-post-kan di tempat umum atau cukup dituliskan di diary pribadi (masih jaman nggak ya, nulis di diary-diary, gitu? )

Balik ke menulis sebagai hobi yang nggak pengen saya apa-apain itu, bagusnya, saya punya “menulis” sebagai tempat saya “kabur”, tapi jeleknya tulisan saya nggak berkembang, malah makin ke sini kok saya lihat tulisan saya makin geje aja. Not to mention, nggak punya orisinalitas. Diksi kacau, pemilihan kata dan penyusunan kalimat yang nggak mudah dimengerti. Hmmm… pokoknya, kalau dibaca sama adik sepupu saya yang guru Bahasa Indonesia, mungkin dia cuma bisa geleng-geleng kepala, deh. Hahahaha… maap ya pak guru Sulung, kakakmu ini nilai Bahasa Indonesia-nya di sekolah dulu pas-pasan euy… Kkkkkk…

Karena itulah, saya jadi tergoda untuk ikut 30 days blog writing challenge. Awalnya melihat posting-an mbak Tyka, dan nggak ngerti maksudnya apaan. Kemudian lanjut ke Dita, plus di awal-awal Dita ngasih list apa aja yang mau ditulis. Dan sebenarnya pertengahan November kemarin udah jadi lima tulisan lho… Tapi setelah saya lihat-lihat lagi isi list-nya, saya jadi berubah pikiran, dan semua tulisan di draft-kan saja.

Kemudian setelah dipikir-pikir lagi, kayaknya banyak hal yang saya alami di sini, yang nggak akan saya alami kalau tinggal di negara sendiri. Jadi kenapa nggak ditulis aja. Saya coba bikin list-nya dan ternyata 30 tulisan pun sepertinya kurang. Yosh! Akhirnya saya putuskan untuk menulis tentang Jepang di mata saya saja. Dan ini akan menjadi 30 days writing about Japan challenge, deh!😀

Walaupun judulnya “30 days”, saya nggak berani janji beneran in consecutive. Mudah-mudahan bisa minimal tiga hari sekali deh ya..😛

8 responses to this post.

  1. Wow 30 tulisan aja masih kurang (Takjub). Jadi itu yg bikin beda org yg berbakat menulis dan engga ya. Good luck.

    Reply

  2. Wuiiiih… Asyik-asyik. Jadi bakalan banyak cerita lagi tentang jepang nih…🙂

    Reply

  3. […] « 30 Days Blog Writing Challenge (Intro) […]

    Reply

  4. Posted by arditafanisa on January 22, 2014 at 10:14 am

    yattaa! finally hichan created the challenge..
    ganbattee!!😀

    Reply

  5. […] kenapa Jepang? apa tujuan datang ke Jepang? Hmmm… Mari kita bahas di tulisan ke dua dari 30 Days Blog Writing Challenge […]

    Reply

  6. […] no! Ternyata, masih belum bisa untuk dibuat minimal tiga hari sekali. Hikss… Masih tetap di 30 Days Blog Writing Challenge, dan masih bertahan di nonconsecutive […]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: