Silaturahim Trip (Korea: Day 3-5)

setelah postingan yang ini dan yang ini, tiga hari terakhir dijadiin satu postingan aja deh. Hehehe. Capek nulisnya juga soalnya. Hehehehe.

Day 3

Keesokan harinya, Riki harus balik ke Daejeon karena sore-nya harus presentasi. Jadi khusus di hari Rabu ini saya harus main sendiri. Berhubung nggak mau ribet dengan nyasar plus bahasa yang saya sama sekali nggak ngerti, akhirnya saya memilih ikut City Tour Bus saja. Jadi di Seoul itu, ada sejenis City Loop Bus yang mengelilingi tempat-tempat rekreasi utama  di Seoul. Ada dua paket di siang hari, yaitu Downtown Tour dan Palace Tour, juga dua paket di malam hari. Yang membedakan rute dan jenis bus yang dipakai.

Dengan 10ribu won (12ribu untuk Palace Tour) kita bisa naik turun sesukanya di halte-halte yang dilalui tour bus tersebut. Berhubung ada sekitar tiga puluh tempat sedangkan waktunya terbatas, jadi untuk tur yang siang hari saya pilih ke National Museum of Korea, War Memorial, Namsangol Traditional Korean Village, N Seoul Tower, sama Cheongwadae a.k.a Blue House saja. Lalu balik ke penginapan sebentar dan lanjut lagi untuk tur malam harinya.

Berhubung nggak doyan belanja, jadi tempat belanja tidak masuk interest lists saya deh.😀

Kalau yang siang kita bisa turun dan naik lagi di mana saja selama ada tanda Seoul City Tour Bus di haltenya, untuk tur malam ini, hanya ada satu bus untuk masing-masing jenis tur. Jadi tidak berhenti kecuali break 10 menit di N Seoul Tower.

Sambil menunggu bus yang bermarkas di Gwanghwamun, saya main ke Gwanghwamun Square saja. Di sana ada King Sejong beserta Memorial Hall-nya, plus kalau jalan terus akan tiba di Istana Gyeongbokgung. Di belakangnya juga kelihatan Cheongwadae atau Blue house. Istana kepresidenan Republic of Korea.

National Museum of Korea (outside)

National Museum of Korea (outside)

National Museum of Korea (Inside)

National Museum of Korea (Inside)

War Memorial of Korea (Main Building)

War Memorial of Korea (Main Building)

War Memorial of Korea

War Memorial of Korea

Namsangol Traditional Korean Village

Namsangol Traditional Korean Village

N Seoul Tower atau dikenal juga sebagai Namsan Tower

N Seoul Tower atau dikenal juga sebagai Namsan Tower

Ini semuanya gembok-gembok 'cinta' yang terkenal itu

Ini semuanya gembok-gembok ‘cinta’ yang terkenal itu

View From N Seoul Tower

View From N Seoul Tower

Changwadae a.k.a Blue House

Changwadae a.k.a Blue House

King Sejong Statue at Gwanghwamun Square

King Sejong Statue at Gwanghwamun Square

Gyeongbokgung Palace

Gyeongbokgung Palace

Gyeongbokgung Palace

Bus mulai berangkat jam 19:30. Sebenarnya ini lebih tepat kalau disebut Bridges’ Illumination Tour deh. Karena ya cuma muter-muter jembatan yang ada di Hangang River aja.

Yeouido (The Manhattan of Seoul)

Yeouido (The Manhattan of Seoul)

IMG_4434 IMG_4442

N Seoul Tower at Night

N Seoul Tower at Night

Night View around N Seoul Tower

Night View around N Seoul Tower

Ada beberapa jembatan yang dilewati sepanjang NIght Scape Tour. Tapi saya nggak ingat namanya satu per satu. Jadi silakan di cek di website-nya yang saya link di atas ya.🙂

Day 4

Setelah jalan-jalan sendiri seharian kemarin, hari Kamisnya saya memutuskan ke Daejeon. Pengen tahu juga gimana bentuk kota yang disebut “High Technology City” ini.

Daejeon Station

Daejeon Station

Sayangnya seharian itu agaknya hujan se-antero Korea. Karena dari Seoul hingga Daejeon hujan semua. Jadi di Daejeon saya cuma main ke KIMM (Korea Institute of Machinery and Materials), tempat Riki bekerja dan menuntut ilmu. Sama ke downtown-nya. Apalagi yang dilakukan di downtown kalau bukan mencari game center *teteup*. Dan perjuangan *halah* akhirnya membuahkan hasil. Plus bonus ke batting center lagi. Hohoho.

Sorenya balik ke Seoul lagi dan kali ini janjian sama Mirah di Myeongdeong. Katanya sih itu tempat belanja. Sayangnya lagi-lagi saya ke suatu tempat bukan berdasarkan interesting point-nya, tapi karena janjian plus lapar pengen makan. Huehehe.

Dan nggak tau kenapa, di sini sering banget ketemu orang Indonesia. Hmm..kayaknya orang Indonesia suka belanja itu emang bukan isu belaka. Hahaha.

Day 5

Ini sih nggak usah diceritain sebenarnya. Karena emang nggak ada yang bisa diceritain. Dari paginya saya cuma siap-siap, jam  setengah delapan-an berangkat ke bandara. Jam 10:05 dengan Flight No. MM02, balik lagi ke Kobe deh. Eh, ke Kansai Airport dulu ding. Terus lanjut naik ferry ke Kobe Airport, lanjut lagi naik Portliner ke Sannomiya, baru deh  lanjut naik JR ke Rokkomiichi. Ribet yak? Sengaja sih, pengen nyobain semuanya. Pas berangkat kan udah naik bus, jadi pas balik pengen nyobain naik ferry deh. Hehehe.

Iklan Jakarta di Airport Railway Hongdae Station

Iklan Jakarta di Airport Railway Hongdae Station

Maskot di Incheon International Airport (Nggak tahu namanya apa)

Maskot di Incheon International Airport (Nggak tahu namanya apa)

Tadaima, Kansai!

Tadaima, Kansai!

Nyampe rumah jam 2 siang, beres-beres dan langsung tepar dah. Haha.

2 responses to this post.

  1. Posted by arditafanisa on September 24, 2013 at 10:33 am

    liat postingan2 hichan ini jadi teringat kalau saya belum laporan tertulis di blog tentang misi kabur saya dulu ke korea. udah males duluan mau ceritanya juga, hihi.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: