Beasiswa Pemerintah Jepang (MEXT Scholarship/Monbukagakusho)

Berhubung sekarang lagi dibuka pendaftaran beasis MEXT untuk tahun keberangkatan 2013, saya jadi ingin sedikit bercerita tentang proses untuk mendapatkan beasiswa ini. Semoga bermanfaat

Dua tahun yang lalu, ketika saya baru diwisuda dan training Basic Aircraft selesai, saya memasuki dunia kerja yang sesungguhnya. Saat itu yang saya rasakan, saya masih ingin belajar. Saya merasa belum cukup ilmu untuk memasuki dunia kerja yang sesungguhnya. Karena itu terpikir oleh saya untuk melanjutkan kuliah kembali. Dan pilihan saya adalah Jepang.

Saat itu sudah masuk bulan Mei. Saya mulai mencari-cari informasi tentang beasiswa Monbukagakusho (selanjutnya disebut monbusho). Saat saya mendapatkan informasinya, ternyata batas pengembalian formulir aplikasi hanya tersisa beberapa hari lagi, sedangkan saya sama sekali belum menyiapkan topik riset, TOEFL, surat rekomendasi, dkk. Karena itulah saya putuskan untuk mencoba menikmati pekerjaan, dan menyiapkan diri untuk tahun berikutnya.

Setahun kemudian, musibah gempa dan tsunami melanda Jepang dan membuat saya mengira Jepang tidak akan membuka pendaftaran Monbusho untuk keberangkatan tahun 2012. Tapi ternyata pemerintahan mereka sangat konsekuen dan tetap menyediakan beasiswa seperti tahun-tahun sebelumnya, meskipun jumlahnya dikurangi.

Saat mengetahui hal tersebut, saya langsung bersemangat dan menyiapkan segala sesuatunya. Formulir beserta berkas-berkas lain yang disyaratkan saya kirim via pos H-3. Saat itu sudah pasrah saja, yang penting sudah berusaha.

Sebulan kemudian, saya iseng-iseng buka website Kedubes Jepang untuk Indonesia, dan ternyata ada nama saya di pengumuman nama-nama yang harus mengikuti tes tertulis dan interview. Rasanya surprise sekali karena entah kenapa saya merasa tidak cukup pantas.

Dua hari kemudian saya ditelepon untuk dikonfirmasi mengenai tes tertulis dan interview, sayangnya saya tidak mendengar ada telepon. Untungnya saya tidak langsung berpikir nomor tidak dikenal itu adalah nomor telepon orang iseng, jadi saya langsung menelepon balik ke kedutaan.

Ujian tulis dilaksanakan di UI. Materinya untuk research student hanya bahasa inggris dan bahasa Jepang. Sedangkan interview dilakukan di Kedubes Jepang, di Jalan Thamrin, Jakarta.

Saat interview, secara umum yang ditanyakan tentang riset yang akan dilakukan di Jepang. Plus beberapa hal sehari-hari yang menyangkut kemampuan kita untuk beradaptasi di sana.

Sampai sebulan kemudian, saya tidak mendapatkan kabar apapun, bahkan setelah beberapa teman yang sama-sama mengikuti test sudah mendapatkan kabar, saya masih tidak mendapatkan berita apa-apa.

Setelah seminggu saya mengetahui beberapa teman sudah ditelepon, akhirnya saya memutuskan untuk mengikhlaskan saja. Kalau tidak dapat, mungkin memang bukan hak saya. Saya pun mulai mencari kesempatan lain. Saat itu tujuan saya ADS. Sambil menunggu pendaftaran ADS dibuka, saya pun berinisiatif untuk membuat paspor. Saya pikir, bikin saja dulu, kalau pun tidak digunakan untuk belajar, siapa tahu bisa digunakan untuk jalan-jalan. Hehehe. Dan ternyata, satu jam setelah saya pulang dari imigrasi, kedubes Jepang bagian pendidikan menelepon dan memberitahukan bahwa saya lolos primary screening (yeap,, form, tes tulis, dan interview tadi baru primary screening).

Tahap selanjutnya secondary screening. Kali ini kita diharuskan mendapatkan surat rekomendasi dari Professor di Universitas di Jepang yang mau menerima kita. Lagi-lagi saya baru mendapatkan professor mepet hari terakhir. Itupun LoAnya (letter of acception) belum ada. Untungnya untuk LoA boleh diberikan sebulan kemudian.

Hampir 5 bulan saya menunggu baru kemudian mendapatkan kabar dari Professor di Kobe Univ, kalau saya menjadi kandidat research student di Kobe University. Dan beberapa hari kemudian pihak kedubes menelepon tapi belum mengatakan di universitas mana saya diterima. Berhubung saya cuma mendapatkan LoAdari Kobe Univ, ya 99% sudah pasti di sana.

Bulan Februari, saya kembali di telepon untuk informasi universitas dan tanggal 29 Maret 2012 yang lalu, visa dan tiket diserahkan kepada penerima beasiswa sekalian briefing di Kedubes.

Tanggal 1 April 2012 dengan pesawat JAL 726 saya berangkat menuju Jepang dan tiba keesokan harinya.

Dan saat ini, saya masih berusaha menyesuaikan diri dengan kondisi di sini (terutama bahasanya) dan menyiapkan diri untuk ujian masuk Master Degree.

Yosh!! Ganbarimashou.!! p(^o^)q

Untuk info lebih lengkap, silakan dilihat di:

http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_rs.html

Atau di website pribadi penerima beasiswa sebelumnya:

http://reisha.wordpress.com/2010/02/05/beasiswa-monbukagakusho-mext-research-student/

11 responses to this post.

  1. Widih kok ada link ke blog saia, kekekeke..

    Reply

  2. Posted by gnowl on April 21, 2012 at 11:41 pm

    wah, hebat banget kak bisa dapet beasiswa ke jepang.. Gimana kak perasaannya? Aku jadi pengen tau gimana rasanya menginjakkan kaki di negri sakura #halah..

    Kak Nesca, aku boleh numpang curhat dikit plus nanya2 gak? Gini kak, aku skarang kelas 2 sma di sma negeri jakarta.. Aku bener2 tertarik sama jepang dan skarang pun lagi tekun2nya mendalami bahasa jepang.. Tapi untuk bisa kuliah disana, satu2nya jalan adalah kuliah, soalnya ortuku bukan orang berduit.. Tapi niat aku bener2 besar..

    Nah aku juga mau nanya nih kak..
    1. Beasiswa Monbukagakusho itu full atau engga ya? Dan sampai tingkat berapa
    2. Apa aja yang dibutuhkan biar bisa dapet beasiswa itu? Trus, apa tiap tahunnya yang bisa dapet beasiswa itu cuma sedikit alias bisa dihitung jari, sehingga kita harus bersaing dengan beribu orang lainnya?

    Untuk mendapatkan beasiswa itu, kita harus menguasai mata pelajaran apa aja kak? Jadi mulai skarang aku fokus ke plajaran itu..

    Maaf kak kebanyakan tanya, aku bener2 buta masalah beasiswa seperti ini.. Mungkin aja kk punya keinginan buat menuntun jalan aku ke tempat kk skarang ini..

    #wah2.. Baru pertama ini aku ngirim pesan ke seseorang yang lagi ada di luar negeri.. Sugoi..

    *dengan kesungguhan hati, mohon dibales pertanyaan aku ini kakak.. Hihihi..

    Reply

    • Posted by Hicha Aquino on April 25, 2012 at 8:38 pm

      wah.. kalau buat yang SMA, saya ga gitu tau. Coba aja di cek di website-nya kedubes Jepang. Sering2 aja ngeceknya ya.. hehe..

      dan buat pertanyaan no.1 beasiswa-nya full sampai lulus (dgn batas waktu tertentu).

      Maaf, kalau ga gitu menjawab.πŸ˜€

      Reply

  3. klo utk professor dan universitas itu kita yg memilih atau mereka yg mencarikan?

    Reply

  4. Posted by Jasmine on January 16, 2014 at 10:23 pm

    Hi Hicha-san,
    Mau tanya, sewaktu ujian tertulis bahasa Jepang itu jika kemampuan bahasa Jepang belum mencukupi bagaimana ya?
    Saya ada coba baca di link Kak Reisha katanya jika mengosongkan lembar ujian Jepang tak apa2, itu benar boleh?
    ThanksπŸ™‚

    Reply

  5. […] ataupun dengan beasiswa. Kalau dengan beasiswa (terutama beasiswa MEXT), sudah pernah saya tulis di sini. Atau bisa langsung me-refer di website Kedubes […]

    Reply

  6. Posted by Nuha13 on May 21, 2014 at 12:25 pm

    Hi, Hicha-san… Wah, tulisannya sangat menginspirasi nih. Kalau boleh tahu, gimana ya cara mendapatkan kontak (email) ke professor dari universitas yang akan kita tuju? Aku iseng2 nyari di bbrp web universitas macam web Meiji University, Tohoku University, Waseda University tapi kok gak nemu alamat email professornya. Yang ada hanya nama dan bidang studi. (Ya, mungkin aku belum maksimalnya nyarinya) Jadi penasaran nih. Soalnya aku gak punya kenalan orang Jepang nih. Plus, aku juga mau coba daftar beasiswa ini untuk tahun depan (mudah2an ada dan syaratnya masih sama). Jadi kalau bisa persiapannya dari sekarang. Takut keteteran entarnya hehe ^^
    Makasih atas jawabannya…!!

    Reply

    • Posted by Hicha Aquino on May 21, 2014 at 2:02 pm

      masing2 lab (umumnya nama lab=’nama professor’ laboratory) kadang punya website sendiri. dan di website tsb biasanya disediakan alamat e-mail untuk contact-nya.

      sayangnya, kebanyakan situs lab tsb dlm bahasa jepang. bisa di translate page kalau pakai google chrome (web browser yg lain saya kurang familiar) atau cari kata2 ε•γ„εˆγ‚γ›(toiawase) yg menyediakan kontak mulai dari professor sampai lab member-nya

      semoga membantu

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: