Ramadhan Things and Idul Fitri 1432 H

InsyaAllah besok lebaran. Mengikuti keputusan sidang itsbat pemerintah. Agak bingung awalnya, mau ngikuti yang mana. Tapi setelah melihat firman Allah di QS 4:59, akhirnya saya putuskan untuk mengikhlaskan lebaran pada rabu 31 Agustus 2011.

Sejujurnya tahun-tahun sebelumnya saya selalu merasa miris akan diri sendiri setiap ramadhan berlalu. Selalu saja ada yang kurang. Tapi tidak dengan tahun ini. Tidak, bukan karena tahun ini ibadah saya lebih baik, cenderung menurun malah. Hanya saja, saya juga tidak mengerti kenapa justru perasaan seperti itu yang timbul. Sungguh sebuah penurunan.. -__-“

Kalau tahun-tahun kemarin, mungkin saya akan bersorak gembira saat keputusan sidang menjadikan saya belum ditinggalkan bulan mulia ini, tapi sekarang? Yang saya rasakan hanya ingin segera makan banyak dan sering lagi. Apakah ini berarti saya sudah menjadi budak nafsu makan?? *halah, capede*

Yah, biarlah itu jadi satu PR saya. Semoga Allah masih mempertemukan saya dengan bulan mulia ini di tahun yang akan datang, dan saya bisa lebih meningkatkan amal-ibadah saya. *Amiin*

Beberapa hal menarik yang terjadi di Ramadhan kali ini:

Sakit

Tak usah diceritakan kembali, sudah cukup curcol saya di sini😉

Kejadian Menarik

–   Sesuatu yang saya tunggu-tunggu akhirnya datang juga. Alhamdulillah, doakan saya dimudahkan untuk tahapan selanjutnya😀

–   Ada ibu-ibu mengambil meminjam sandal yang dilihatnya di depan pintu kosan saya, tanpa berkata apa-apa pada saya yang kebetulan berpapasan dan dengan polosnya *atau begonya?* saya sapa dengan senyuman dan mengira itu tamu bibi kosan.

–   Porsi taraweh saya: minggu pertama full tidak taraweh *dan ga puasa juga :D*; minggu kedua dan ketiga sebagian di kosan dan sebagian lagi di mesjid dekat kosan; minggu keempat di rumah. Tidak ada taraweh keliling. Boro-boro di banyak mesjid, di salman atau habib saja tidak ada

–  Saya semakin susah sahur. Kali ini bukan bangunnya yang susah, tapi makannya. Mulutnya lebih memilih tidur. Hahaha.

–    Salah seorang teman saya studying abroad pas sehari setelah ulang tahunnya yang ke 24.

Pekerjaan

Seingat saya, saat dekat-dekat puasa dan lebaran, volume pekerjaan juga meningkat. Tahun ini juga dan akhirnya saya tinggal  mudik karena sudah menetapkan untuk pulang tanggal seminggu sebelum lebaran. Semoga bisa diselesaikan deh.

Mudik

Kalau tahun lalu saya mudik setelah shalat ied, kali ini 10 hari sebelum shalat ied *muhaha* diawali kadirena ingin mendapatkan tiket murah.*keuangan seret karena sesuatu dan lain hal* plus sedang jenuh-jenuhnya sama Bandung. Dan saya putuskan pulang tanggal 20 dengan harga tiket hanya ½ dari harga normal lebaran. *Aseeek..*

Dengan berbekal bongkar celeng, akhirnya dengan sisa uang di dompet 100ribu perak saya pun tiba dengan selamat di BIM. Hampir saja saya ketinggalan pesawat gara-gara keasikan ngenet di food court dekat gate. Di tiketnya tertulis jam 10.50, saya kira itu jam saatnya boarding ternyata itu jam take off dan jam 10.10 penumpang sudah disuruh naik pesawat. Saya mendengar panggilan yang kedua kalau tidak salah. Jadilah saya lari-lari dan langsung naik ke pesawat. Fiuhh.. untung ngga ditinggal.

Tahun ini agaknya cuma ke rumah keluarga ayah dan ibu di pariaman saja. Tidak kemana-mana. Ayah saya bertugas sampai tanggal 8! T_T dan kalau sedang di rumah, orang tua saya cenderung overprotected. Saya cenderung tidak diperbolehkan kemana-mana kalau sendirian. *nggak tau aja bonyok anaknya kalau di Bandung udah kemana aja..😉 * Berhubung pengen berbakti *dan ga pengen ribet😀 * jadi saya menurut saja lah.. hihihi..

Berikut beberapa tempat yang pengeeeen *sengaja huruf ‘e’-nya dibanyakin* banget saya datangi:

–          Puncak Lawang

Puncak Lawang

Tempat ini jaraknya 45-60 menit dari rumah saya. Kalau cuaca bagus, kadang dipergunakan sebagai starting point paralayang. Beberapa kali kesini baru satu kali tidak berkabut dan pemandangannya Subhanallah.. sayang saya belum punya kamera saat itu, jadi tidak terabadikan dalam foto. Untungnya tidak sengaja saya temukan foto adik saya dan teman-temannya dengan background  view Puncak Lawang. So, izin posting disini ya dek..😀

–          Pulau Sikuai

Pulau Sikuai

Letaknya di seberang pantai air manis. Denger-denger pengelolanya orang itali. Pantas saja akomodasinya mahal benerrr.

–          Pantai Carocok

Pantai Carocok

Terletak di pesisir selatan, sedang berusaha merayu-rayu bonyok supaya berlebaran ke tempat Mak Andai yang rumahnya di Painan. Siapa tau bisa sekalian mampir..😉

Lebaran

Setelah sidang itsbat tadi malam, diputuskan 1 syawal 1432 H jatuh pada hari Rabu, 31 Agustus 2011. Dan karena pemerintah itu adalah ulil amri, mengacu pada QS Annisa : 59 tadi, saya dan keluarga memutuskan untuk berlebaran hari rabu tersebut. Happy Ied Mubarrak!! Taqqabalallahu minna wa minkum! Semoga kita masih bisa bertemu dengan Ramadhan berikutnya dan meningkatkan ibadah kita! Amiin Yaa Rabbal’alamiin.🙂

Gambar2 ngambil di:
1. http://tofikonline.com/wp-content/uploads/2010/09/selamat-idul-fitri-1431-h.png
2. http://www.honeymoonkita.com/Header/Header%20-%20Sikuai.jpg
3. http://indonesianbeach.com/wp-content/uploads/2010/12/atas-pantai-carocok-painan.jpg

4 responses to this post.

  1. mohon maaf lahir batin juga, kak. wah saya udah pernah k pantai cerocok . hihi

    Reply

  2. Aku pernah ke puncak lawang tapi pulau siukua dan pantau carocok blum pernah….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: