Belajar Bahasa Jepang Part 2 (Accent)


*Seharusnya memperdalami bahasa indonesia dulu sih, tapi ga pa-pa lah ya.. buat nambah2 cakrawala berbahasa.. hehe..*

Setelah pengenalan bahasa jepang dan pengenalan huruf, saya ingin melanjutkan ke pengenalan accent atau dialek bahasa jepang. Memang belum terlalu penting, mengingat saya sendiri sebenarnya masih sangat awam dengan nihon-go. Tapi berhubung saya-nya sedang tertarik *maksa gitu.. :P*, sebelum mosting tata bahasa, saya ingin memperdalam tentang accent atau dialek2 yang ada dalam bahasa jepang. Semoga benar, karena sebenarnya isi tulisan ini bersumber dari sini. Yoroshiku Onegaishimasu.. :) 

Secara umum, dialek atau “ben” dalam bahasa jepang terdiri dari higashi no nihon-go atau eastern japanese dan nishi no nihon-go atau western japanese. Keduanya dialek umum dengan populasi terbesar. Masih ada accent-accent lainnya seperti kyuushuu,  hachijou island-accent dan ryuukyuu.

Eastern Japanese (higashi no nihon-go)

Dialek ini mencakup pengguna terbesar di Jepang, juga biasa dipergunakan dalam percakapan sehari-hari yang bisa kita lihat di drama-drama jepang pada umumnya. Dialek ini dapat dibagi lagi menjadi beberapa dialek sesuai dengan daerahnya, di antaranya:

– Tohoku-ben -> digunakan oleh penduduk di bagian paling utara pulau Honshu. Umumnya dapat dikenali dari perubahan pengucapan huruf ‘s’ menjadi ‘z’ jika berada di depan ‘i’ dan ‘u’. Juga pengucapan huruf ‘g’ menjadi ‘ng’

– Hokkaido-ben ->digunakan oleh penduduk pulau hokkaido, pulau paling besar yang berada di bagian utara pulau honshu (pulau utama negara Jepang). Secara umum dipengaruhi oleh Tohoku-ben. Penduduk Hokkaido asli juga mengenal Ainu Language sebelum bahasa jepang yang seperti sekarang masuk kesana pada zaman heian hingga zaman meiji.

– Kanto-ben -> digunakan oleh penduduk Tokyo dan sekitarnya. Merupakan dialek dengan populasi pengguna terbesar

– Toukai-Tousan dialect -> dibagi menjadi tiga grup berdasarkan daerahnya, yaitu Nagano-Yamanishi-Shizuoka, Echigo, dan Gifu-Aichi. Bagaimana membedakannya? hmm… jangan tanyakan saya kalau itu..😛

Western Japanese (nishi no nihon-go)


Contoh perbedaannya dengan dialek standard Tokyo seperti perubahan kata ‘iru’ menjadi ‘oru’, ‘da’ menjadi ‘ya’ atau ‘ja’, dan ‘-nai’ menjadi ‘ikan’. Dialek ini dapat dibagi lagi menjadi

– Hokuruki-ben -> mencakup dialek Kaga, Noto, Toyama, Fukui, dan Sado.

– Kansai-ben -> merupakan dialek dengan populasi pengguna terbesar kedua. Kalau pernah nonton Conan, pasti pernah mendengarnya dari Hattori Heiji. Detektif muda asal Osaka yang terobsesi mengalahkan Kudo Shinichi. Perbedaan paling mendasar dari dialek ini, umumnya terletak pada perbedaan pitch untuk pengucapan kata. berikut saya beri beberapa contoh.

Selain dua di atas, dialek yang mencakup western japanese adalah Chuugoku, Umpaku, dan Shikoku

Kyuushuu

Mencakup dialek Hoonichi, Hichiku, dan Satsugu. Contohnya dialek yang digunakan keluarga Nakagawa Masaya dalam serial Tokyo Tower. Selain itu, khusus untuk hichiku terutama Hakata-ben, dan Tsushima-ben dipengaruhi oleh bahasa korea. Karena wilayahnya yang relatif paling dekat dengan negara tersebut.

Hachijou Island

Tentu saja ini adalah dialek yang digunakan di pulau yang berada di sebelah selatan Tokyo ini.

Ryuukyuu

Digunakan di pulau Ryuukyuu, yaitu perfektur okinawa. Berikut contoh perbedaan dengan nihon-go standard Tokyo

Sedikit curhat, saya tertarik menuliskan hal ini ketika menonton asadora-nya NHK, Gegege no Nyoubou, dan menyadari beberapa kata diucapkan berbeda dengan yang biasa saya dengar.🙂

5 responses to this post.

  1. kok eling ga bisa bikin tampilan post nya jadi ‘read more’ ya?? padahall udah di summary.. how come??

    Reply

    • Posted by Hicha Aquino on February 10, 2011 at 9:36 am

      pas nge-post, klik tag more (yang lambangnya 2kotak putih dipisahin ma garis putus2), atau kalau ga muncul, masuk ke html-nya terus ketik

      Reply

  2. […] sudah lama ga ngulang2 si jepun. Kalau bahan sebelumnya udah belajar kanji, accent, dan sebelum2nya yang lainnya. Sekarang saatnya belajar yang […]

    Reply

  3. […] 1. Belajar Bahasa Jepang Part 2 (Accent) […]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: