(trying to) Stop Judging After Comparing!!

Bagi gw pribadi, sering sekali gw melakukan hal itu, memutuskan setelah membandingkan. Gw menilai dan memutuskan sesuatu setelah membandingkannya dengan yang lain. Misalnya, gw lebih menyukai dorama daripada serial tv hollywood, karena setelah gw bandingkan keduanya memiliki pola alur dan penokohan yang beda, dan ide cerita yang beda juga, sehingga gw memutuskan untuk memilih dorama, karena gw pikir, it is closer to me.

Contoh kedua, gw memutuskan buat bangun paling telat jam enam karena setelah gw bandingkan bangun di atas jam tujuh itu akan membuat gw sakit kepala.

Contoh ketiga, dulu gw tergila-gila dengan Dancing stage buatan Konami. Entah itu DDR 8th mix, maupun DDR Supernova. Gw selalu mencari alasan buat nolak make Dancing stage versi absolute NX, semacam Pump it up. Alasannya, karena menurut gw lagu-lagu yang dipakai di konami lebih asik.

Dan pada kenyataannya, keputusan tersebut tidak akan pernah absolut. Karena memang segala sesuatu itu, tidak mungkin 100% baik ataupun 100% buruk.

Seperti contoh pertama. Gw putuskan buat ga suka dengan serial holywood karena menurut gw too vulgar, less educated, dan much showing off excessive independency. Tapi akhirnya, belakangan gw menikmati juga serial holywood semacam ”How I met your mother” dan ”Chuck”. Lumayan buat hiburan dan memperlancar listening, daily american english, dan nambah vocab plus idioms.

Untuk contoh kedua, belakangan ini, gw sering tidur larut, dan itu membuat gw hampir selalu bangun di atas jam enam. Then I told myself, it is better to wake up above six than getting dizzy in office hour.

Sedangkan dari contoh ketiga, you can say that I much into ”pump it up” right now! Ahahaha! Lebih seru! While, tetep, ga mau ng-judge kalau DDR no more fun anymore!.

Yeah, dari tiga contoh itu, plus contoh-contoh lain yang terjadi dalam hidup gw, bisa gw simpulkan kalau gw ga boleh ng-judge sesuatu (incl. Somebody too ) itu buruk dan ga mengasikkan dan ng-judge bahwa gw ga akan pernah melakukannya. Karena itu tadi, bisa jadi one day, I’m gonna enjoy it so much!

Well, untuk contoh kedua, sebenarnya tetap kurang setuju bangun di atas jam 6 itu baik, but maybe it won’t make me feel uneasy of people whom waking late anymore. Hehehe. Yeah, intinya sih, ga semua yang lo pikir baik dan akan selalu baik, begitupun sebaliknya. Sometimes we do need to compromise!

3 responses to this post.

  1. tidak absolut karena saat ini PIU menjadi preferensi, selain karena ada tempat main murah *sangat*, juga bisa muter2.. jadi lebih ajib..
    something new sometimes is not that bad as long as we want to try..😀

    Reply

  2. […] seperti yang pernah gw post sebelumnya di sini, meskipun ga berminat, ga ada salahnya membuka diri untuk sesuatu. Siapa tau, suatu saat akan […]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: