Kacau!!

Namanya manusia, pasti pernah merasakan hal yang kita sebut aja ‘kacau’? Bisa jadi kacau dalam artian harfiah, seperti kamar yang berantakan, atau dalam artian abstrak, semisal perasaan ga enak campur aduk dalam hati. Hayo, ngaku! Pasti pernah kan?? *maksa gitu lho..*๐Ÿ˜€

Kacau untuk artian abstrak itu bisa aja karena pusing dengan ujian atau tugas-tugas di kantor (buat yang udah kerja), di sekolah, atau di kuliah. Bisa juga karena permasalahan kesehatan, keluarga, teman, atau permasalahan dari satu kata -yang menghasilkan jutaan lagu di dunia ini- yaitu cinta. Permasalahan-permasalahan itu bikin orang yang mengalaminya kehilangan senyum, jatuh sakit, bahkan ga sedikit yang bunuh diri. *Naudzubillah..*

Buat yang punya URL-nya, gambarnya ane pinjem ya gan..๐Ÿ˜€

Contoh kasus, gw sendiri deh… Yang paling gampang diceritain ya masalah cinta (karena ga enak kalau nyeritain masalah kesehatan, keluarga, atau masalah dengan teman2. Menyangkut aib gitu lho… :D). Dulu pas lagi kacau2nya dengan cinta pertama, gw kalau ngedenger ada suara motor di samping rumah, pasti lari buat ngintip dari celah pintu berharap bisa ngeliat punggungnya doang. *Hahaha… konyol beut dah…* Gitu juga untuk cinta kedua, kali ini banyak senengnya juga sih, tapi ada juga hal-hal yang kacau, yang bikin gw kehilangan senyum untuk beberapa saat.

Meskipun demikian, semua itu toh pada akhirnya berlalu. Dan sejujurnya, di saat gw mengingat-ingat kembali saat-saat kacau itu, gw tertawa. Ya, gw tertawa. Otak gw langsung merespon dengan bilang “Ya Ampun!! Konyol banget sih!!” untuk kekacauan apapun itu, baik kesehatan, keluarga, teman, dan terutama cinta tadi… Hahaha!

Dan sejujurnya, gw bersyukur mengalami semua kekacauan itu. Dari kekacauan itu, gw belajar buat menjadi lebih bijak, belajar buat lebih menikmati hidup, dan belajar buat lebih qanaah atas semua ketetapanNya. Kalau ga ada kekacauan, kita ga akan tau indahnya ke-tidak kacau-an bukan??๐Ÿ™‚

Dan saat berada pada posisi ke-tidak kacau-an, kita dapat lebih bersyukur dan pada akhirnya dapat menertawakan diri sendiri ketika mengingat apa yang kita lakukan saat kekacauan itu datang. Tapi tentu saja, itu berlaku untuk kekacauan yang kita alami sendiri. Jangan coba-coba menertawakan kekacauan orang lain, karena itu sih bukan belajar untuk lebih bijak, tapi mengejek namanya. Hehehe…

Lambang yang banyak bikin manusia di bumi ini jadi kacau๐Ÿ˜€

Kasus ini juga pernah gw alami. Mungkin karena biasa menertawakan kekacauan diri sendiri, jadi saat ada teman kecelakaan dan menjenguknya, gw malah hampir tertawa! Astaghfirullah.. untung aja Allah masih sayang gw, otak gw langsung bekerja dan bilang “Oi! Punya rasa empati ga sih lo?” dan akhirnya gw berusaha buat senyum dan menghiburnya. Oke, gw ngerti sih, alam bawah sadar gw bikin gw tertawa bukan karena ingin menghina dia, gw kan manusia juga, ga 100% jahat lah.. Hehehe… Alam bawah sadar gw bereaksi seperti reaksi seandainya gw yang mengalami kekacauan itu *keseringan ngetawain diri sendiri sihh… Haha…*, makanya gw hampir tertawa.

Intinya, tertawa lah saat menghadapi kekacauan itu sendiri, tapi jangan menertawakan kekacauan orang lain, *kecuali orang itu sendiri menginginkannya… hehe…* karena dengan tertawa itu, bisa jadi sebagai awal diri kita untuk menerima kekurangan diri sendiri, menjadi lebih bersyukur, dan bersiap menghadapi kekacauan berikutnya.๐Ÿ™‚

Yah, kira-kira begitulah… kalau gw baca lagi, susunan alur tulisan ini rada kacau *yang penting gw-nya sendiri sedang menikmati ke-tidak kacau-an saat ini. hehe.. *. Tapi ga papalah, karena dengan demikian gw bisa belajar untuk dapat menulis lebih baik (atau tepatnya berada dicara menulis dalam ke-tidak kacau-an) kedepannya… hehehe..

7 responses to this post.

  1. Posted by yangpunyamonki on November 24, 2010 at 9:26 am

    whuaa.. tulisannya sangat menginspirasi. bikin saya berkali-kali mengangguk-anggukkan kepala dan bikin saya tersenyum sendiri. tp mudah2an bukan gejala yg tidak2. hehehe..

    ditunggu tulisan-tulisan inspiratif selanjutnya.๐Ÿ˜€

    Reply

  2. ckckckckck.. icha.. icha.. kenapa dgn dirimu nak??
    mau nya tulis dong, siapa cinta kedua, siapa cinta pertama. hehehe
    jgn bikin ke’kacau’an terjadi lagi ya.. ayo ayo, cari cowok baruuu

    Reply

    • Posted by nesca87 on December 8, 2010 at 8:49 am

      hahaha… I’m not “cowo” oriented kok tia…๐Ÿ˜‰

      lah, dikasih tau juga pada kenal orangnya kok… haha…

      Reply

  3. Posted by linkse on November 27, 2010 at 12:28 am

    senang cha dikacaukan?? ahahahahy

    Reply

  4. betul cha..kalau aku lagi kacau jangan diketawai ya..ntar aku ngambek..hahahah..
    ketawa nya kalau aku udah ketawa..baru cha boleh susul ketawa..

    -GJ-

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: