Laki-laki dan Perempuan

Mungkin udah banyak yang bertanya, terutama kaum feminis, kenapa laki-laki yang dijadikan pemimpin, kenapa perempuan ga boleh? Atau kenapa dalam islam bagian waris laki-laki lebih besar daripada perempuan? Dan mungkin masih banyak lagi pertanyaan yang mempertanyakan kenapa begini dan kenapa begitu tentang laki-laki dan perempuan.

The Men and Women

Men and Women

Kalau menurut gw pribadi. Kenapa dipilih laki-laki sebagai perempuan, jawabannya karena harus ada salah satu yang jadi pemimpin. Ga boleh dua-duanya. Apa jadinya kalau dalam satu lingkungan pemimpinnya dua orang. Pasti bakal kacau. Biar gimana pun harus ada satu yang jadi pemimpin. Dan dipilihlah laki-laki dan kemudian diberikan kelebihan-kelebihan untuk menyiapkan menjadi pemimpin tersebut.

Kalau toh perempuan yang dipilih, pasti juga ada pertanyaan-pertanyaan, kenapa perempuan yang dipilih seperti pertanyaan kenapa laki-laki yang dipilih.

Meski laki-laki yang akhirnya ditetapkan sebagai pemimpin. Toh, pada akhirnya perannya tidak akan berarti jika tidak ada perempuan. Yup, Allah itu Maha Adil dan Bijaksana. Laki-laki ditetapkan sebagai pemimpin, sedangkan perempuan ditetapkan sebagai pendukung kepemimpinan. Ini bisa kita lihat dari adanya perempuan-perempuan hebat di balik laki-laki hebat. Contohnya Khadijah RA dibalik Rasulullah atau Ibu Ainun dibalik Pak Habibie. Barrack Obama juga mengakui bahwa ia bisa menjadi seperti sekarang karena pengaruh dan dukungan yang sangat besar dari sang istri, Michelle Obama. Bahkan dia mengatakan jika istrinya memilih untuk ikut maju di kancah perpolitikan, dia tidak akan sanggup menandinginya.

Yup, laki-laki dan perempuan diciptakan sebagai partner. Masing-masing diberi kelebihan atas yang lain untuk saling melengkapi dan saling menyeimbangkan. Kelebihan laki-laki untuk menutupi kekurangan perempuan, begitu juga sebaliknya. Laki-laki diciptakan sebagai makhluk dengan dominasi logika, untuk menyeimbangkan diciptakanlah perempuan dengan dominasi perasaan. Laki-laki diciptakan dengan kekuatan fisik, sedangkan perempuan diciptakan dengan kekuatan hati. Ya, keduanya saling melengkapi. Keduanya diciptakan dengan kelebihan atas yang lain untuk menutupi kekurangan yang lain tersebut.

Salah satu contoh lain yang paling dekat dengan gw, ya orang tua gw. Bokap gw orangnya keras, maka nyokap yang melembutkannya. Sedangkan nyokap gw orangnya panikan, maka bokap gw yang menenangkannya. Keduanya saling melengkapi dan saling menyeimbangkan.

Tentu masih banyak contoh-contoh lainnya, baik dari pasangan-pasangan yang ada di dekat kita, maupun orang-orang yang entah berada dimana, tapi kita bisa melihat kesuksesan mereka.

Tentu aja ini pendapat gw pribadi. Setidaknya begitulah yang gw pikir tentang pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kaum feminis. Allah itu Menciptakan segala sesuatnya dengan seimbang dan sempurna. Seperti apapun kita pertanyakan, justru akan membuktikan kesempurnaan dan keseimbangan tersebut. Subhanallah. Wallahua’lam bishshawab.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: