[Cerpen] Putri, Alia, dan Anak Kucing (Part 1)

*Kemarin seharusnya saya membawa buku les buat ngerjain tugas. Tapi yang saya bawa malah buku kumpulan cerpen buatan saya ketika SMA. Berhubung masih SMA, cerita-nya ababil bener dah.. :malu: Tapi menginspirasi saya untuk posting cerpen disini. Cerpen yang ini bukan dari buku kumpulan cerpen ababil itu sih. Ini murni karya baru lhoo.. :halah:. Saya tulis ketika jenuh di kantor dan baru baca majalah Bobo. Cerpen anak-anak pertama saya YANG SELESAI! Yay!! :D

Ntar kapan-kapan saya post cerpen ababil saya deh.. :kepedean kayak ada yg mau baca aja :P: *

Okelah, udah kepanjangan intro-nya kayaknya. hehehe.. 

* * *

Putri baru saja berulang tahun yang ke tujuh. Gadis kelas I SD itu mendapatkan hadiah seekor anak kucing belang-belang dari Ibu. Putri senang sekali. Dia sudah lama menginginkan anak kucing itu. Mereka membelinya di pet shop, kemarin sore setelah ibu pulang dari kantor.

Putri seorang anak tunggal. Ayah dan ibunya bekerja dari pukul delapan pagi hingga pukul lima sore setiap hari. Itu sebabnya Putri meminta dibelikan seekor kucing sebagai hadiah ulang tahun kepada dibu. “Biar Putri ada temannya di rumah, Bu!” jelas Putri, dan ibu menyanggupi.

Siang itu sepulang sekolah, Putri pulang ke rumah untuk bertemu Teddy, nama anak kucing belang kesayangannya itu. Kemudian setelah makan siang, Putri akan diantarkan bibi ke rumah Tante Vita. Tante Vita adalah adik sahabat ibu yang baru lulus kuliah. Saat ini dia sedang mencari pekerjaan dan tinggal sendirian di Jakarta.

Bibi adalah perempuan separuh baya yang membantu ibu di rumah dari pagi hingga siang hari. Setelah itu ia akan pulang untuk menjadi buruh cuci. Oleh karena itu, bibi mengantarkan Putri ke tempat tante Vita setiap hari. Putrid masih terlalu kecil jika harus ditinggal sendirian di rumah.

Setibanya di rumah tante Vita, Bibi dan Putri serta Teddy yang berada dalam gendongan Putri, merasa kaget karena pagarnya dikunci. Bibi terkesiap, ia baru ingat kalau kemarin  tante Vita mengatakan hari ini harus keluar kota. Dia harus membantu keluarga besarnya menyiapkan pernikahan adik bungsunya.

[to be continued...]

About these ads

One response to this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,140 other followers

%d bloggers like this: