Berharap
Mungkin kita sering berharap mendapatkan sesuatu, berdoa untuk mendapatkan apa yang kita harapkan itu. Berharap dapat IP bagus, dapat jodoh sesuai dengan yang kita inginkan, dapat rezeki yang cukup (atau malah banyak??
) Lalu sebenarnya sama siapa atau apa sih kita berharap?? Pada Tuhan? atau malah justru pada yang kita harapkan itu? Kalau sudah begitu, bisa jadi kita termasuk melakukan dosa syirik bukan? Yah, gw ga terlalu ngerti agama. Tapi yang pasti selama ini orang-orang yang gw rasa ilmunya lebih baik mengatakan kalau kita cuma boleh berharap dan takut padaNya.
Dan disaat kita nggak mendapatkan apa yang kita harapkan, terkadang kita malah terpuruk, padahal bisa jadi sebenarnya ada hal yang lebih besar dan indah yang ingin diberikanNya pada kita.
Hmm… yah, memang seharusNya hanya berharap padaNya, karena Dia Tahu tentang kita bahkan jauh lebih Tahu dari diri kita sendiri.
Mimpi dan Kesempatan
Pernah ga lo bermimpi dan sangat terobsesi dengan mimpi itu? tapi keadaan mengatakan lain, kenyataaan menyebutkan bahwa mimpi itu akan tetap menjadi mimpi?
Sebut saja Lintang, anggota Laskar Pelangi, anak jenius dengan mimpi yang tinggi, nyatanya, dia harus tetap dengan keadaan sekarang karena takdir menentukan begitu.
Kemudian ada Chuck Yeager, penembus sound barrier pertama, bermimpi menjadi astronot, tapi takdir mengatakan lain. Dia harus tetap hanya menjadi seorang pilot, tidak dapat menembus atmosfer bumi, hanya karena bukan seorang sarjana.
Mungkin ada banyak kejadian serupa. Seseorang yang memiliki mimpi tapi dipaksa menyerah oleh keadaan. Yah,,, tetap saja kesempatan mengalahkan mimpi2 itu.
Hmmm… Biar bagaimanapun, jangan pernah berhenti bermimpi, karena kita nggak akan pernah tau kesempatan itu akan datang atau tidak, dan juga ngga akan pernah tau kapan kesempatan itu akan datang. Biar waktu yang menjawab,,,
Semangat!! Never give up n Thanks to God about everything happen… (Mohon komennya kalo bahasa inggris gw ini salah… Hehe…)


